Tragedi Gempa M 9,2 yang Picu Tsunami hingga Bikin Seluruh Dunia Bergetar
Waktu:2026-07-30 05:04:22 Sumber:BeritaDibaca (143)

Gempa bumi dahsyat yang menghantam Alaska pada 1964 merupakan salah satu bencana paling mengerikan dalam sejarah Amerika Serikat . Gempa ini berlangsung selama sekitar 4 menit dan memicu tsunami besar yang menewaskan 131 orang.
Dikutip dari Survei Geologi Amerika Serikat atau United States Geological Survey , gempa berkekuatan magnitudo 9,2 ini terjadi pada 27 Maret 1964. Gempa terjadi sekitar pukul 17.36 waktu setempat di wilayah Prince William Sound, Alaska.
Guncangan hebat dari gempa tersebut berlangsung selama kurang lebih 4,5 menit. Namun, dampak geologisnya sangat luar biasa. Gempa itu menyebabkan perubahan permukaan bumi yang sangat besar di area seluas dua pertiga negara bagian California.
Beberapa bagian pantai turun hingga 8 kaki , sementara area lainnya naik hingga 38 kaki atau 11 meter. Selain itu, sebagian besar pesisir Alaska bergeser ke arah laut setidaknya sejauh 50 kaki atau 15 meter.
Peristiwa ini memicu tsunami besar yang meninggalkan dampak kerusakan parah di beberapa kawasan AS. Beberapa daerah yang terdampak di antaranya meliputi Kepulauan Kodiak hingga California Utara. Getaran gempa juga menyebabkan rangkaian gempa susulan serta ratusan tanah longsor dan deformasi tanah.
Di Anchorage, kawasan dengan penduduk terbanyak di Alaska, terjadi kerusakan bangunan yang sangat parah. Bencana ini menyebabkan total 131 korban jiwa.
Dari jumlah tersebut, 119 kematian disebabkan oleh tsunami yang dipicu oleh tanah longsor di bawah laut, bukan oleh guncangan gempa itu sendiri. Total kerugian properti diperkirakan mencapai $3,1 miliar .
Skala gempa ini sangat masif sehingga menyebabkan seluruh permukaan dunia ikut "bergetar seperti bel". Alat pencatat level air di 47 negara bagian Amerika Serikat merekam aktivitas dari gempa ini, dan guncangannya bahkan terasa hingga Seattle yang berjarak lebih dari 1.200 mil dari pusat patahan.
Bencana ini juga menjadi pelajaran berharga bagi mitigasi bencana, karena data dari peristiwa tersebut menghasilkan terobosan besar dalam penelitian ilmu bumi di seluruh dunia, termasuk pemahaman tentang lempeng tektonik dan fenomena likuifaksi. Peristiwa ini juga mendasari pendirian program peringatan dini seperti NOAA Tsunami Warning System serta perbaikan kode aturan bangunan .
Lihat juga Video: Rekaman CCTV saat Gempa M 5,2 Guncang California AS
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Mengenal Tiga Jenis Orbit Satelit dan Fungsinya
Selanjutnya: Tak Mau Terus Menunggu Anggaran Pemerintah, Warga di Lampung Timur Patungan Bangun Jalan Impian
Mungkin Anda suka
- Legenda Spanyol Justru Berharap Hadapi Inggris di Final Piala Dunia, Mengapa?
- Danau Dendam Tak Sudah Bersolek, Disulap Jadi Destinasi Kelas Dunia
- Dishub Ungkap Penyebab Pembongkaran JPO Tendean Berlangsung 10 Jam Lebih
- Lagi Cari Kayu, Warga Temukan Kerangka Manusia di Pesisir Lampung Selatan
- Derita Nelayan RI di Kapal Ikan Asing: Tak Ada Istirahat, Sakit Tetap Kerja
- Prabowo Puji Danantara Pangkas 250 BUMN dalam 18 Bulan: Saya Bangga
- Polisi Tunggu Persetujuan Keluarga Autopsi Bocah Disiksa Ibu Tiri di Bekasi
- Panas! Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, hingga Kuwait
- Krisis Moneter Asia 1997: Awal Runtuhnya Keajaiban Ekonomi Asia