Lawan Narkoba lewat Kearifan Lokal, Sekda Tulang Bawang Ferli Yuledi Raih Gelar Doktor di Unila
Waktu:2026-07-30 05:02:09 Sumber:HiburanDibaca (143)

Secara akademik, disertasi tersebut berkontribusi pada pengembangan teori implementasi kebijakan melalui penyusunan tipologi yang mempertimbangkan karakteristik sosial, budaya, dan kelembagaan daerah.
Adapun secara praktis, model yang dihasilkan dapat menjadi rujukan bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta para pemangku kepentingan lain dalam merancang kebijakan P4GN yang lebih efektif, adaptif, dan berkelanjutan.
Disertasi itu menjadi salah satu kajian doktoral yang secara khusus membahas implementasi kebijakan P4GN berbasis kearifan lokal di Provinsi Lampung.
Penelitian tersebut diharapkan dapat memperkaya khazanah ilmu kebijakan publik sekaligus menjadi rujukan dalam penyusunan strategi penanggulangan narkotika di Indonesia.
Sidang promosi doktor Ferli Yuledi dipimpin oleh Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., selaku Ketua Tim Penguji.
Adapun penguji eksternal adalah Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., GRCE, yang menjabat Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri.
Tim penguji lainnya terdiri atas Dr. Arif Sugiono, S.Sos., M.Si.; Prof. Intan Fitri Meutia, S.A.N., M.A., Ph.D.; Dr. Suripto, S.Sos., M.AB.; Dr. Robi Cahyadi Kurniawan, S.I.P., M.A.; dan Dr. Dra. Dian Kagungan, M.H. Disertasi ini dibimbing oleh Prof. Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si. selaku promotor, serta Prof. Dr. Noverman Duadji, M.Si. selaku ko-promotor.
Sidang promosi doktor tersebut turut dihadiri Bupati Tulang Bawang beserta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparatur pemerintah.
Sebelumnya: Tak Ada Marapthon Season 4, Reza Arap Siap Tayangkan Piala AFF
Selanjutnya: Gelar Nobar Piala Dunia, Cak Imin Yakin Argentina Bisa ke Final
Mungkin Anda suka
- Cerita Ibunda yang Kena Dampak Pemuda Madiun Kabur Saat Tur di Korsel
- Reza Arap Ungkap Alasan Aloy Tak Pernah Ikut Promo Harusnya Horror
- Waka DPRD Surabaya Dorong Camat-Lurah Tiru Gaya Sidak Eri Cahyadi
- Sejarah Candra Naya di Glodok, Pernah Jadi Sekolah hingga Tempat Kuliah
- Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Monyet Ekor Panjang Serbu Pasar Telaga Ngebel Ponorogo
- “Demokrasi Tidak untuk Dijual”, Inggris Batasi Dana Kampanye dan Pengaruh Orang Kaya
- Rumah di Wonogiri Diduga Jadi Safe House Bupati Etik, Simpan Brankas Berisi Uang Rupiah hingga Valuta Asing
- Banjir Rob Masuk Sekolah, Disdik Surabaya Sebut MPLS Tak Terganggu
- Viral Meteor Melintas di Langit Tol JORR Jaktim, BRIN Beri Penjelasan