Belanja di Jepang Berubah Mulai November, Refund Pajak Dilakukan di Bandara
Waktu:2026-09-13 07:06:18 Sumber:PendidikanDibaca (143)

Bagaimana sistem tax free baru di Jepang?
Dalam sistem baru, wisatawan tetap dapat memperoleh pengembalian pajak konsumsi sebesar 10 persen, tetapi mekanismenya berbeda.
Setelah berbelanja, wisatawan harus menyimpan seluruh bukti pembayaran dan mengajukan refund di loket yang tersedia di bandara sebelum melewati pemeriksaan imigrasi.
Pengajuan refund harus dilakukan paling lambat 90 hari sejak tanggal pembelian.
Bagi wisatawan yang berbelanja dalam jumlah banyak, proses pengajuan refund diperkirakan akan menambah waktu sekitar 45 hingga 60 menit sebelum keberangkatan, terutama pada masa awal penerapan aturan baru.
Lantas, apa syarat agar bisa bebas pajak belanja di Jepang? Pertama, wisatawan mempunyai batas minimum belanja yakni sebesar 5.000 yen di toko yang sama dalam satu hari.
Bila aturan sebelumnya ada pemisahan barang belanja berdasarkan barang konsumsi dan umum.
Barang umum yang dimaksud seperti, pakaian dan elektronik, dapat langsung digunakan setelah dibeli.
Sementara itu, barang konsumsi, seperti makanan, minuman, dan kosmetik, biasanya disegel dalam kantong khusus dan tidak boleh dibuka atau digunakan selama masih berada di Jepang.
Kini pemerintah Jepang menjadikan seluruh produk yang dibeli di satu toko yang sama dalam satu transaksi bisa menjadi syarat tax free dan bisa segera di refund ke bandara.
Kedua, fasilitas tax free dapat dinikmati oleh wisatawan asing atau warga negara non residen yang tinggal di Jepang kurang dari enam bulan.
Wisatawan juga wajib menunjukkan paspor saat bertransaksi sebagai bukti status kunjungan sementara.
Selain itu, pastikan paspor memperoleh cap kedatangan saat memasuki Jepang. Cap tersebut menjadi salah satu syarat untuk mengajukan fasilitas bebas pajak.
Cara belanja tax free di Jepang
Untuk memperoleh fasilitas tax free, wisatawan harus berbelanja minimal 5.000 yen di toko yang sama pada hari yang sama.
Toko yang melayani tax free umumnya memasang logo Japan Tax-Free Shop. Fasilitas ini tersedia di berbagai pusat perbelanjaan, toko elektronik, gerai fesyen, toko kosmetik, hingga department store di kota-kota besar seperti Tokyo dan Osaka.
Saat membayar, cukup tunjukkan paspor kepada petugas kasir. Setelah sistem baru berlaku, simpan seluruh struk belanja karena dokumen tersebut akan diperlukan saat mengajukan refund di bandara.
Selain itu, tax free berlaku untuk berbagai kategori produk, mulai dari elektronik, pakaian, tas, sepatu, perlengkapan rumah tangga, kosmetik, makanan, hingga souvenir.
Sebelumnya: Rusia Terus Gempur Ukraina, 13 Orang Tewas-50 Luka
Selanjutnya: Aliansi Masyarakat Adat Desak DPRD NTT dan Kapolri Evaluasi Hasil Seleksi Akpol 2026
Mungkin Anda suka
- Nelayan di Gianyar Hilang saat Melaut, Basarnas Kerahkan Drone Thermal untuk Pencarian
- Gelombang Panas Bikin 57 Juta Hektar Hutan Tropis Kehilangan Kemampuan Fotosintesis
- Peringatan Teddy Sheringham Jelang Laga Inggris Vs Argentina
- Kabar Baik dari MSCI, Perubahan Aturan Seleksi Dorong Peluang Saham RI Masuk Indeks Global
- JHT Dipotong Pajak, Buruh Yogyakarta Protes: Uang Hasil Keringat Sendiri Kok Dipajaki?
- Arema FC Lengkapi Kuota Pemain Asing dari Brasil dalam Sehari
- Ketua KPK Minta Publik Kawal Kasus Febrie Adriansyah di Kejagung
- Pemkab Banyumas Pastikan Gaji 3.818 PPPK Aman hingga Desember 2026 meski Dana Pusat Dipangkas
- Akhir Pelarian 'Taufik Hidayat' Cikarang