Kronologi ASN BPN Nias Tewas di Apartemen Medan, Polisi Ungkap Penyebab Kaki Korban Putus
Waktu:2026-07-30 05:03:09 Sumber:KesehatanDibaca (143)

Polisi mengungkap alasan kaki kanan ASN ATR BPN asal Nias, inisial AL (27), putus saat ditemukan tewas di apartemen Skyview, Jalan Abdul Hakim, Kota Medan.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Lubis mengatakan, mulanya korban menginap di kamar 26 lantai 12 Skyview di Kota Medan pada 9 Juli 2026.
Lalu, pada 10 Juli, sekitar pukul 03.00 WIB, korban berkenalan dengan wanita inisial FR (31) melalui aplikasi untuk berhubungan badan dengan tarif tertentu.
FR pun datang ke kamar korban dengan membawa rekannya, JS (29). Korban tidak jadi menyewa FR sehingga membayar kompensasi Rp 400 ribu.
Namun, korban menyewa JS dengan tarif Rp 850 ribu.
Setelah selesai, FR yang sempat menunggu di luar akhirnya masuk ke dalam kamar.
Tersangka meminta tambahan layanan seksual sebesar Rp 4,5 juta.
Korban menolak, tetapi kedua tersangka tetap mendesak dan meminta korban menunjukkan saldo di rekening.
Langkah para tersangka pun membuat korban tersudutkan sampai ke balkon kamar.
"Korban terus didesak sampai dia bilang kalau tersangka terus minta, dia akan loncat," ucap Adrian saat menggelar konferensi pers di Polrestabes Medan pada Rabu (15/7/2026).
Tindakan dari kedua tersangka akhirnya membuat korban meloncat dari lantai 12.
"Pas loncat itu, tubuh korban menyentuh tembok yang menonjol sekitar dua meter. Di situ kaki korban putus sampai ke bawah," ucapnya.
Mendapati kejadian itu, kedua tersangka lekas kabur dari lokasi menggunakan taksi.
Keduanya akhirnya ditangkap pada 11 Juni 2026.
FR diringkus di salah satu hotel daerah Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, sedangkan JS di Jalan Ringroad.
Kini, keduanya telah ditahan di Polrestabes Medan.
Sebelumnya: Ekspor Salak Bali ke Vietnam Masih Terkendala Legalitas, Barantin Janji Bentuk Tim
Selanjutnya: Spanyol Juara Dunia, Gimana Analisis Laga Final Vs Argentina?
Mungkin Anda suka
- Anggota DPR Dorong Edukasi Bahaya Ancaman Bom usai Teror di SDN Srengseng Sawah 15
- Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Warga Depok Diteror Tetangga
- Ngerinya Kebocoran Gas Paling Mematikan dalam Sejarah, 3 Ribu Orang Tewas
- Febrie Adriansyah Punya Dua Status Hukum dalam Kasus yang Sama, Ini Kata Pakar
- BP dan ConocoPhillips Siap Gelontorkan Investasi Miliaran Dollar AS ke Irak
- Kuasa Hukum Eks Dirut Bank Bengkulu: Klien Kami Pidana Perbankan bukan Korupsi
- Sidak RSUD Soewandhie Surabaya, Eri Cahyadi Minta Pelayanan Obat Dipercepat
- Pemprov Banten Tawarkan Peluang Investasi ke Vietnam, Perumahan hingga Susu
- Pemprov Jabar Integrasikan Sekolah Maung dengan Dunia Industri