Pertamina Bantah Isu Sopir Enggan Salurkan BBM di Sumut karena Terlambat Bayar Upah
Waktu:2026-09-13 06:40:52 Sumber:TeknologiDibaca (143)

"Informasi yang beredar di salah satu media mengenai adanya transporter yang disebut enggan menyalurkan BBM ke SPBU karena keterlambatan pembayaran, tidak sesuai dengan kondisi operasional di lapangan," kata Fahrougi, Jumat (17/7/2026).
Proses distribusi BBM di wilayah Sumatra Utara disebutnya tetap berjalan secara berkesinambungan.
Semua armada mobil tangki beroperasi memenuhi kebutuhan pasokan BBM masyarakat.
Hal ini disebutnya juga didukung operasional Fuel Terminal dan SPBU selama 24 jam.
"Pertamina juga memastikan bahwa hubungan kerja sama dengan seluruh mitra transporter tetap berjalan dengan baik," lanjutnya.
Fahrougi menerangkan bahwa mekanisme administrasi maupun pembayaran kepada mitra dilaksanakan sesuai ketentuan.
Hal ini juga terus dikelola secara profesional sehingga tidak menghambat proses penyaluran energi kepada masyarakat.
"Distribusi BBM tetap berjalan secara optimal. Armada mobil tangki terus bergerak melakukan pengiriman ke SPBU sesuai skema penyaluran yang telah ditetapkan. Kami memastikan tidak ada penghentian distribusi akibat persoalan pembayaran kepada transporter sebagaimana diberitakan," ujar Fahrougi
Pertamina Sumbagut berupaya mengoptimalkan percepatan normalisasi distribusi melalui penambahan armada mobil tangki, dukungan Awak Mobil Tangki (AMT), hingga koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan.
Bahkan, TNI/Polri juga membantu di lapangan.
"Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi," ucapnya.
Sebelumnya: WNA Singapura Bunuh Pacar di Denpasar, Korban Dicekik 15 Menit, Pelaku Tetap Tinggal Bersama Jasad
Selanjutnya: Kejagung Ungkap Kerugian Negara Kasus Samin Tan Rp 17,7 Triliun
Mungkin Anda suka
- Polisi Bongkar Illegal Logging di Pelalawan, 10 Kubik Kayu Disita
- Kerugian JPO Tendean Miliaran Rupiah, Pemprov DKI Colek Perusahaan Pemilik Truk
- Dishub Bakal Tindak Sopir Angkot di Bogor yang Hapus Tanda 'Angkot Tua'
- Pengamat: TPA Terbakar Bukan karena Kemarau, tapi Tata Kelola Buruk
- Berlangsung Meriah, Rangkaian HUT ke-46 Dekranas Resmi Ditutup
- Bina Marga DKI: Belum Ada Kesepakatan Ganti Rugi JPO Tendean Usai Ditabrak Truk
- Kejagung: Febrie Adriansyah Baru Jadi Tersangka di Kasus Asabri dan TPPU
- Kabut Asap Ancam AS Jelang Final Piala Dunia, Trump Salahkan Kanada!
- Primata Kunci Cegah Kepunahan Massal akibat Perubahan Iklim