Aliansi MPR Pastikan Gelar Aksi Lanjutan Usai Demo di Jalan Medan Merdeka Selatan
Waktu:2026-07-30 05:51:31 Sumber:HiburanDibaca (143)

Ia menyebut, aksi berikutnya kemungkinan akan digelar sekitar 14 hari setelah demo hari ini selesai.
"Jadi, aksi terdekat di 14 hari kemudian, dan itu akan terus berjalan sesuai dengan skema yang telah kami buat," ungkap dia.
Annur menambahkan, keputusan mengenai bentuk serta agenda aksi selanjutnya akan dibahas dalam forum konsolidasi yang melibatkan seluruh elemen yang tergabung dalam Aliansi MPR.
Ia juga membuka kemungkinan adanya penambahan jumlah massa pada aksi berikutnya. Menurut dia, pihaknya mempersilakan mahasiswa dari berbagai universitas maupun kelompok masyarakat sipil lainnya untuk bergabung.
"Kami sangat mengharapkan adanya keterlibatan universitas-universitas lain, universitas-universitas besar di Jakarta, di Indonesia, ataupun masyarakat-masyarakat sipil untuk terus membersamai aksi kami," kata dia.
Saat ditanya mengenai kemungkinan menggelar aksi simbolik menjelang Agustus, Annur mengatakan hal tersebut masih akan dibahas dalam konsolidasi berikutnya.
"Karena keputusan-keputusan untuk aksi ini kan ini orang banyak, ini masyarakat banyak, ini elemen masyarakat dan mahasiswa yang banyak. Sehingga akan kami usahakan, kami bicarakan di konsolidasi-konsolidasi lanjutan," tambah dia.
Untuk diketahui, mahasiswa UNJ dan sejumlah gerakan masyarakat sipil yang tergabung dalam Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat (MPR) menggelar demo di area Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Jumat (17/7/2026) siang.
Berdasarkan poster seruan aksi yang disebarkan melalui akun Instagram resmi @aliansiunjmelawan, unjuk rasa ini bertajuk "Mosi Tidak Percaya Rezim Prabowo Gibran".
"Ketimpangan sosial, pelemahan kedaulatan sipil, dan krisis di berbagai sektor kehidupan menjadi bukti bahwa kepercayaan publik terhadap Kabinet Merah Putih - Prabowo Gibran patut dipertanyakan," tulis keterangan resmi unggahan akun tersebut.
Adapun, Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat membawa tiga tuntutan utama, yaitu:
1. Kembalikan Kedaulatan Masyarakat Sipil,
2. Bongkar Total Sistem Negara,
3. Selamatkan Pendidikan Indonesia.
Sebelumnya: Menggila, Harga Tiket "Resale" Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp 41 Miliar
Selanjutnya: Polisi: Siswa Bawa Bom di MAN 3 Padang Tak Terafiliasi Jaringan Terorisme
Mungkin Anda suka
- Prabowo Sebut Menterinya Banyak yang Masuk RS karena Kerja Keras
- Daftar Lokasi Kantong Parkir Konser Akbar Monas 2026
- Gegara Takhayul dan Jaket, Presiden Argentina Tak Hadiri Final Piala Dunia
- CEO INPEX: LNG Blok Masela Buka Babak Baru Kerja Sama Energi Indonesia-Jepang
- PDI-P Tunggu Jawaban BGN soal Kader Partainya yang Punya Dapur MBG
- Batang Jadi Lokasi Akad Massal 62.000 KPR FLPP, Prabowo Bakal Hadir
- China Tinggalkan Properti, AI dan Robot Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
- Ekspor Salak Bali ke Vietnam Masih Terkendala Legalitas, Barantin Janji Bentuk Tim
- Buaya Muncul di Perairan Taman Nasional Komodo, Ini Kata BTNK