Sopir Truk Diduga Microsleep, Picu Kecelakaan Beruntun 6 Kendaraan di JORR
Waktu:2026-09-13 06:16:41 Sumber:PendidikanDibaca (143)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan di ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) KM 54.600 A arah Cakung, Jakarta Timur, diduga dipicu sopir truk yang mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat berkendara, Sabtu (18/7/2026).
"Karena microsleep atau mengantuk dan kurang menjaga jarak," ujar Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Rieki Indra Bratamanggala kepada Kompas.com melalui keterangan tertulis, Sabtu.
Rieki mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Saat kejadian, keenam kendaraan melaju di lajur satu arah Cakung dalam kondisi lalu lintas mengalami kepadatan.
Lima kendaraan yang berada di bagian depan mengurangi kecepatan karena kondisi jalan yang macet.
Namun, truk yang berada paling belakang diduga tidak dapat mengendalikan kendaraannya hingga menabrak kendaraan di depannya.
"Pengendara truk paling belakang diakibatkan pengereman yang kurang stabil dan menabrak kendaraan yang ada di depannya," jelas Rieki.
Akibat benturan tersebut, kecelakaan beruntun pun terjadi dan melibatkan enam kendaraan sekaligus.
Kendaraan yang terlibat yakni satu mobil pick up, satu mobil box, dua kendaraan trailer, satu light truck, dan satu truk.
Dalam kecelakaan itu, sopir truk berinisial GS (59) meninggal dunia.
Korban diduga terjepit di dalam kabin kendaraan setelah bagian depan truk mengalami kerusakan parah.
Sementara itu, dua pengemudi lainnya menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.
Sopir mobil pick up berinisial HH (28) mengalami luka berat, sedangkan sopir truk trailer berinisial JI (28) mengalami luka ringan.
"Korban luka dievakuasi ke RS Mitra Keluarga Jati Asih, sedangkan korban meninggal dunia dibawa ke RS Polri Kramat Jati," ujar Rieki.
Rieki menambahkan, kecelakaan tersebut sempat menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan dilakukan bersama petugas PJR dan pengelola jalan tol.
Arus lalu lintas kemudian kembali terurai sekitar pukul 16.00 WIB setelah seluruh kendaraan berhasil dipindahkan dan diamankan ke Polres Jakarta Timur.
Sebelumnya: Pimpinan KPK Sebut Kasus Febrie Tak Bisa Diambil Alih dengan Sembarangan
Selanjutnya: Indonesia Siapkan 6 Bandara Hub untuk Perkuat Rute ASEAN-China
Mungkin Anda suka
- Pemerintah Gelontorkan Rp 10,3 Triliun untuk Percepat Program Listrik Desa
- Bupati Lombok Barat Tiba di KPK Usai Kena OTT
- TNI AD Berduka 1 Personel Gugur dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
- Habiburokhman Jelaskan Perlu Pengawas Khusus Penerapan RUU Perampasan Aset
- KPK Jadwalkan Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi Pekan Ini
- TNI AD Berduka 1 Personel Gugur dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
- Yusril: DPR Sedang Bikin Draf Baru RUU Perampasan Aset
- OJK Bantah Isu Berobat Pakai Asuransi Wajib Bayar 10 Persen, Ini Aturan Terbarunya
- Timur Tengah Mendidih, Arab Saudi Akan Beli Senjata AS Rp 33 T