Di Balik Gugurnya Serda Hengki, Kakak Kenang Cita-cita Jadi Tentara Sejak SMA
Waktu:2026-07-30 05:45:03 Sumber:PendidikanDibaca (143)

Menurut Hendri, Serda Hengki dikenal keluarga sebagai pribadi yang baik dan santun. Ia juga dikenal taat dalam menjalankan ajaran agama.
"Baik, sopan, soal agama, agamis, taat ibadah," tuturnya.
Mengabdi di Papua selama 15 tahun
Sebelum bertugas di Gupusmu Saradan, Serda Hengki mengabdi di Timika, Papua, selama hampir 15 tahun. Selama menjalankan penugasan tersebut, istri dan keluarganya turut mendampingi.
"Di Timika selama hampir 15 tahun," kenang Hendri.
Selepas dari Timika, Serda Hengki dipindahtugaskan ke Gupusmu, Saradan.
"Tugas di Gupusmu sudah kurang lebih dua tahun," ujar Hendri.
Hengki meninggalkan seorang istri dan dua anak. Anak pertamanya perempuan yang kini duduk di bangku kelas VI Sekolah Dasar (SD), sedangkan anak keduanya laki-laki yang masih menempuh pendidikan TK.
Hendri mengungkapkan, komunikasi terakhir dirinya dengan Serda Hengki dilakukan melalui ponsel. Sementara pertemuan terakhir almarhum dengan ibu kandungnya terjadi tiga hari sebelum peristiwa tersebut.
"(Serda Hengki) terakhir ketemu sama ibu kandung itu ya tiga hari yang lalu, tiga hari sebelum ini," katanya.
Serda Hengki merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Adik bungsunya sejak lahir diangkat sebagai anak oleh kerabat, sehingga tidak lagi berada dalam satu Kartu Keluarga (KK).
Diberitakan sebelumnya, ledakan dahsyat terjadi di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) yang berada di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Akibat insiden tersebut, Serda Hengki Noto Susanto gugur saat bertugas. Sementara enam prajurit lainnya mengalami luka-luka, dan kini tengah menjalani perawatan di RSUD Caruban.
Sebelumnya: Polisi Selidiki Kematian Pengacara yang Jatuh dari Lantai 46 Apartemen
Selanjutnya: Bahlil Ajak Kader MKGR Beri Masukan ke Pemerintah, Singgung Masalah MBG
Mungkin Anda suka
- John Herdman Sanjung Performa dan Kedewasaan Mitchell Baker
- Byon Combat Showbiz 8 Digelar 29 Agustus, Jeka Saragih Perebutkan Sabuk Asia
- Legenda Inggris Geoff Hurst Sebut Harry Kane Penyerang Terhebat Sepanjang Sejarah
- Eks Dirjen Pajak Kritik Kenaikan Pajak Air Tanah di Kabupaten Bogor
- Skandal Ujian Promosi PNS, Hampir 6.000 Pegawai Terancam Dihukum
- Soal Motor Listrik Nasional: Indomobil eMotor Soroti Infrastruktur
- Benarkah Biaya Perawatan Motor Listrik Lebih Murah daripada Motor Bensin?
- Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba dalam 6 Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti
- Polres Bogor Bongkar 74 Kasus Narkoba, Sita 3 Kg Sabu hingga 1.193 Pil Ekstasi