Jaga Kondusivitas, Baliho HUT Sukoharjo Dipasang Tanpa Gambar Wajah Kepala Daerah
Waktu:2026-07-30 05:48:19 Sumber:OlahragaDibaca (143)

"Itu sebagian ada, tapi sebagian besar belum. Jadi terus kami ubah aja, untuk menjaga kondusivitas saja. Sambil kami fokus untuk masyarakat. Agar masyarakat ini terbuka semuanya untuk masyarakat," ujar Wisnu kepada Kompas.com, Rabu (15/7/2026).
Tak Ada Pencopotan
Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, baliho bergambar Bupati Etik Suryani sempat terpasang di Bundaran Patung Pandawa Solo Baru sebelum adanya OTT KPK.
Namun baliho tersebut kini sudah tidak ada.
Wisnu membantah adanya pencopotan baliho HUT ke-80 Sukoharjo bergambar kepala daerah.
"Enggak ada (baliho yang dicopot)," ujarnya.
Wisnu menyebutkan, baliho bergambar kepala daerah yang terpasang merupakan baliho lama.
"Enggak ada (yang dicopot). Itu kalau yang ada kepala daerah, itu kemarin yang acara-acara yang dulu," katanya.
Peniadaan pemasangan baliho bergambar kepala daerah juga akan dilakukan saat konser Guyon Waton pada Sabtu (18/7/2026) di Alun-alun Satya Negara Sukoharjo.
"Seperti nanti kan ada musik, hiburan itu toh. Itu nanti pure untuk masyarakat semuanya, gitu. Jadi enggak terkotak-kotak ini nanti pejabatnya gini-gini, enggak," ujarnya.
Sebelumnya: Diduga Dicuri, 6 Km Kabel PJU Dishub Banten di 11 Jalan Hilang
Selanjutnya: Zohran Mamdani Jajaki Potensi Penangkapan Netanyahu di Sidang Umum PBB
Mungkin Anda suka
- Polisi Tangkap 3 Pelaku Tawuran Bacok Lawan hingga Luka di Jakut
- Bupati Agam: Trase Baru Tol Sicincin-Bukittinggi Akan Dibahas Lagi jika Ditolak Masyarakat
- Pemprov Banten Tawarkan Peluang Investasi ke Vietnam, Perumahan hingga Susu
- Kunci Sukses Timnas Voli Putra Bungkam Kamboja 3-0 di SEA V Cup 2026
- Jadwal KRL Jogja-Solo pada 21, 22, dan 23 Juli 2026, Lengkap dari Tugu ke Palur
- Polisi Tunda Pemeriksaan Siswa Perakit Bom di Padang, Tunggu Pemulihan Psikologis
- Warga Diteror Tetangga hingga Pintu Rusak Sempat Dimediasi Sejak 2024
- Rekayasa Lalin Saat RBR 2026 Tetap Mengakomodir Jemaat Gereja
- Jual Seragam Rp 1 Juta, Dua Kepala SD Negeri di Ngawi Diperiksa Polisi