TNI AU Kasih Paham Akun yang Tanya Kenapa Pesawat Militer Singapura Tak Dihadang
Waktu:2026-09-13 06:17:02 Sumber:OlahragaDibaca (143)

TNI AU menjelaskan alasan pesawat militer Singapura atau RSAF melintas di langit Indonesia. Pesawat itu disebut mengangkut delegasi dari TNI AU dan RSAF.
Penjelasan itu disampaikan TNI AU untuk menjawab salah satu pengguna X yang bertanya kenapa pesawat RSAF tidak dihadang saat melintasi Indonesia. TNI AU mengatakan tidak semua pesawat militer asing merupakan ancaman.
"Kenapa harus dihadang? Jadi begini, pesawat milik RSAF ini sedang membawa delegasi TNI AU dan RSAF yang sedang melaksanakan program exchange officer atau saling berkunjung seperti berita yang baru saja Airmin posting," tulis TNI AU di akun X resminya, Rabu .
TNI AU mengatakan pesawat militer Indonesia juga sering melintasi negara lain untuk tujuan damai, seperti membawa bantuan ke Gaza, Palestina. TNI AU menyebut pesawat militer asing dapat melintas selama ada izin.
"Tidak semua pesawat militer asing yang masuk negara kita merupakan sebuah ancaman, demikian pula pesawat militer kita yang melewati berbagai negara untuk sampai ke Gaza. Selama ada izin dan dimonitor pergerakannya, maka pesawat-pesawat militer negara manapun bisa lewat wilayah udara kita," ujar TNI AU.
Selain itu, TNI AU juga mengunggah informasi soal kegiatan Junior Officer Exchange Program yang dilakukan TNI AU dan RSAF di Singapura. Kegiatan itu ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan perwira muda TNI AU dan RSAF.
"Program pertukaran tahunan ini menjadi sarana bagi perwira muda kedua angkatan udara untuk bertukar pengetahuan, pengalaman profesional, dan mempererat hubungan kerja sama," tulis TNI AU.
Simak juga Video: Panglima Ungkap Data Pelanggar Wilayah Udara RI, AS-India Masuk Daftar
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: TNI AL Buka 3.110 Hektare Lahan Kedelai Baru untuk Dukung Pengurangan Impor
Selanjutnya: Viral Pijat India Sajikan Miras di Danau Sunter Jakut, Ternyata Cuma Konten
Mungkin Anda suka
- Daftar 4 SD Negeri di Demak yang Terima Murid Baru di Bawah 5 Anak
- Memaknai Sensus Ekonomi 2026
- Temuan BPK, Belasan Tahun Tak Ada Retribusi dari Lapak Taman Kyai Langgeng Magelang
- 5.000 Batang Ganja di Temukan di Yahukimo Papua, Pelaku Diburu
- Misteri Kerangka Tanpa Kepala di Pantai Legundi, Polisi Duga Korban Meninggal akibat Tenggelam
- Cerita Warga Terbantu oleh Yanduan Propam Polri: 2 Hari Masalah Selesai
- Setahun Pakai Denza D9: Ada Catatan Soal Jok Belakang dan Jarak Tempuh
- 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
- Matahari Tepat di Atas Ka'bah 15-16 Juli, Menag: Momentum Pastikan Arah Kiblat