Viral Pijat India Sajikan Miras di Danau Sunter Jakut, Ternyata Cuma Konten
Waktu:2026-07-30 05:46:47 Sumber:OtomotifDibaca (143)

Menanggapi video itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti informasi yang beredar dengan melakukan peninjauan ke lokasi.
Berdasarkan hasil penelusuran petugas, aktivitas "pijat ala India" yang dilakukan sekelompok orang tersebut ternyata hanya merupakan konten media sosial.
"Sudah dilakukan koordinasi dan di dapatkan info terkait video pijat di area Danau Sunter. Itu hanya sekedar konten saja, tapi anggota tetap patroli terus," kata Satriadi kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Sabtu (18/7/2026).
Ia menambahkan, konten tersebut dibuat pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang diperolehnya, pembuatan konten tersebut melibatkan puluhan orang.
"Informasi yang didapat bawa mereka berkelompok sekitar 15 sampai 20 orang untuk membut konten," tutur Satriadi.
Terkait keberadaan miras di lokasi, Satriadi menegaskan bahwa berdasarkan hasil peninjauan, minuman tersebut dibawa sendiri oleh para pembuat konten.
"Itu (soal miras) mereka bawa (bukan beli di warung sekitar lokasi)," ucap dia.
Sebelumnya: Sekali Dayung, Tiga Kasus Korupsi Terlampaui
Selanjutnya: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 6 Kurikulum Merdeka Kegiatan 2 tentang Sagu
Mungkin Anda suka
- Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Cair 20 Juli 2026, Ada Perubahan Daftar Penerima
- Pemerintah Gelontorkan Rp 10,3 Triliun untuk Percepat Program Listrik Desa
- Penambang Timah Diterkam Buaya Saat Pindahkan Ponton di Sungai Bangka
- Sanksi untuk 6 Mahasiswa Unesa yang Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap 26 Orang
- 3 Flyover Baru Bakal Dibangun di Surabaya, Menunjang Operasional SRRL
- Hasil Semifinal Japan Open 2026: Putri KW Kandas, Kena Tikung Akane
- Kronologi Anjing Husky Diduga Dibacok hingga Bersimbah Darah di Bekasi
- Lagi, KPK Amankan Dua Koper Hitam dari Ruangan Kepala BPKAD Sukoharjo
- Perlukah Sanksi untuk Parpol yang Tak Penuhi Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan?