DLHK Banten Ungkap Biang Kerok Bikin Air di Sungai Ciujung Menghitam
Waktu:2026-07-30 05:48:21 Sumber:BisnisDibaca (143)

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten telah memeriksa air di Sungai Ciujung, Kabupaten Serang, yang diduga tercemar dan berwarna hitam. DLHK Banten mengungkap terjadi pencemaran yang bersumber dari limbah domestik serta aktivitas perusahaan.
Kepala DLHK Provinsi Banten, Wawan Gunawan, mengatakan sebagian besar limbah di Sungai Ciujung berasal dari limbah domestik, baik dari rumah tangga maupun pedagang kecil.
"Hasil uji kita di lab, itu memang ada kebanyakan BOD COD -nya. BOD COD itu adalah limbah domestik. Bisa dari masyarakat, bisa dari UMKM, misal orang yang jualan dibuang ke kali, ke drainase, hingga mengalir," kata Wawan Gunawan dalam keterangan kepada wartawan, Kamis .
DLHK Banten juga telah memeriksa dua perusahaan besar di aliran Sungai Ciujung, yaitu PT Indah Kiat dan PT Cipta Paperia. Hasilnya, PT Cipta Paperia diduga membuang limbah ke Sungai Ciujung.
"Kita ke lapangan langsung. Hasilnya ya memang ada limbah yang dibuang," kata Wawan.
Terkait sanksi terhadap PT Cipta Paperia, Wawan menjelaskan bahwa hal tersebut diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Serang karena berkaitan dengan wewenang izin perusahaan.
"Nah, karena PT Paperia ini menjadi kewenangan kabupaten/kota, sehingga sanksinya nanti ada di kabupaten/kota," katanya.
Menurut Wawan, perusahaan tersebut sering melanggar dan membuang limbah ke sungai. Pihaknya mengaku telah beberapa kali menemukan pelanggaran serupa.
"Sementara ini yang PT itu yang selalu bermasalah," katanya.
Dia juga menyebut fenomena air Sungai Ciujung yang sering menghitam saat musim kemarau terjadi salah satunya karena debit air yang berkurang.
"Kenapa sekarang Sungai Ciujung mungkin hitam. Karena situasi El Nino panas begini. Air dari hulunya itu kan dari Waduk Karian masuk ke Pamarayan. Dari Waduk Karian itu hanya dialirkan debitnya di musim kemarau itu hanya sedikit. Nol koma sekianlah yang mengalir nanti dari Pamarayan, dikeluarkannya hanya sedikit," ujarnya.
Lihat juga Video: Penampakan Sungai Ciujung Serang yang Kini Menghitam, Ikan-ikan Mati
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Apa Itu WAICO? Organisasi AI Dunia yang Baru Didirikan dan Indonesia Jadi Salah Satu Pendirinya
Selanjutnya: KLHN 2026: AHM Dorong Transformasi Layanan Berbasis Empati
Mungkin Anda suka
- Antrean BBM di SPBU Medan Tak Lagi Meluber ke Jalan, Pengendara: Kalau Solar Masih Banyak yang Habis
- Sebanyak 41,5 Juta Hektar Tutupan Hutan Berisiko Mengalami Deforestasi
- Lagi, Penyidik Polri Datangi Kejagung Bawa Barang Bukti Kasus Eks Jampidsus Febrie
- Gempa M 5,1 Guncang Peru, 5 Orang Tewas
- Bupati Kulon Progo Ungkap Penyebab Kenakalan Pelajar: Berawal dari Pembiaran Hal-hal Kecil
- Bogor Diguyur Hujan Deras Setelah Berhari-hari Kering, Warga Senang
- Jadi Tersangka dan Ditahan 2 Hari, Admin "TheKerupuk" Akhirnya Dibebaskan
- Diduga Bakar Sampah Sembarangan, Lahan 2 Hektare di Parung Panjang Bogor Terbakar
- MTrans Pecat Kru Bus yang Diduga Lecehkan Penumpang Saat Perjalanan Malang-Denpasar