DLHK Banten Ungkap Biang Kerok Bikin Air di Sungai Ciujung Menghitam
Waktu:2026-09-13 06:17:20 Sumber:BisnisDibaca (143)

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten telah memeriksa air di Sungai Ciujung, Kabupaten Serang, yang diduga tercemar dan berwarna hitam. DLHK Banten mengungkap terjadi pencemaran yang bersumber dari limbah domestik serta aktivitas perusahaan.
Kepala DLHK Provinsi Banten, Wawan Gunawan, mengatakan sebagian besar limbah di Sungai Ciujung berasal dari limbah domestik, baik dari rumah tangga maupun pedagang kecil.
"Hasil uji kita di lab, itu memang ada kebanyakan BOD COD -nya. BOD COD itu adalah limbah domestik. Bisa dari masyarakat, bisa dari UMKM, misal orang yang jualan dibuang ke kali, ke drainase, hingga mengalir," kata Wawan Gunawan dalam keterangan kepada wartawan, Kamis .
DLHK Banten juga telah memeriksa dua perusahaan besar di aliran Sungai Ciujung, yaitu PT Indah Kiat dan PT Cipta Paperia. Hasilnya, PT Cipta Paperia diduga membuang limbah ke Sungai Ciujung.
"Kita ke lapangan langsung. Hasilnya ya memang ada limbah yang dibuang," kata Wawan.
Terkait sanksi terhadap PT Cipta Paperia, Wawan menjelaskan bahwa hal tersebut diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Serang karena berkaitan dengan wewenang izin perusahaan.
"Nah, karena PT Paperia ini menjadi kewenangan kabupaten/kota, sehingga sanksinya nanti ada di kabupaten/kota," katanya.
Menurut Wawan, perusahaan tersebut sering melanggar dan membuang limbah ke sungai. Pihaknya mengaku telah beberapa kali menemukan pelanggaran serupa.
"Sementara ini yang PT itu yang selalu bermasalah," katanya.
Dia juga menyebut fenomena air Sungai Ciujung yang sering menghitam saat musim kemarau terjadi salah satunya karena debit air yang berkurang.
"Kenapa sekarang Sungai Ciujung mungkin hitam. Karena situasi El Nino panas begini. Air dari hulunya itu kan dari Waduk Karian masuk ke Pamarayan. Dari Waduk Karian itu hanya dialirkan debitnya di musim kemarau itu hanya sedikit. Nol koma sekianlah yang mengalir nanti dari Pamarayan, dikeluarkannya hanya sedikit," ujarnya.
Lihat juga Video: Penampakan Sungai Ciujung Serang yang Kini Menghitam, Ikan-ikan Mati
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Halte TJ Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Sementara hingga 20 Juli, Ini Alternatifnya
Selanjutnya: Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Pimpin IMI Riau Periode Ke-4
Mungkin Anda suka
- Momok Tahunan Banjir di Kuta-Seminyak, Pemkab Badung Bangun Drainase dan Tambah Pompa Air
- Tak Mau Salahkan Masa Lalu, Davina Karamoy: Memang Sudah Takdirnya
- Kronologi Bus Sinar Jaya Terguling di Brebes, Hantam Jembatan lalu Tabrak Truk
- Komisi IX DPR Siapkan Panja Tata Kelola MBG, Fokus Benahi Roadmap
- 49 Kota Paling Rentan Terhadap Panas, Ada 3 di Indonesia
- Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik saat Acara Ultah Keluarga di Jakpus
- Resep Telur Bumbu Bali Enak, Bumbu Meresap dan Mudah Dibuat
- Prabowo Terkesan CEO Inpex Bisa Bahasa Indonesia: Tak Banyak yang Mau Belajar
- Pemprov DKI Jakarta Buka Seleksi Duta Antihoaks, Khusus Pelajar SMA Negeri