7 Begal Diringkus Polda Jatim, 1 Tertabrak Mobil Petugas Saat Coba Melarikan Diri
Waktu:2026-07-30 05:07:27 Sumber:HiburanDibaca (143)

Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur (Jatim) menangkap tujuh orang pelaku begal yang beraksi di Pasuruan dan Jember.
Tujuh pelaku itu bagian dari dua komplotan yang beraksi di 10 wilayah Jember dan Pasuruan. Satu komplotan merupakan spesialis pencurian kendaraan roda empat, satu lagi spesialis roda dua.
Kepala Subdit III Jatanras Polda Jatim, AKBP Arbaidi Jumhur, mengatakan bahwa para pelaku ditangkap dalam operasi yang digelar selama sepekan terakhir.
“Dalam satu minggu ini, kami mengungkap dua kelompok di wilayah Pasuruan dan Jember. Kemarin, kita tangkap spesialis roda empat di Jember. Kelompok lainnya di Pasuruan anggotanya empat orang,” kata Jumhur, Kamis (16/7/2026).
Untuk melancarkan aksinya, menurut Jumhur, para pelaku kerap memainkan modus berpatroli. Mereka menargetkan kendaraan yang terparkir sembarangan dan disikat ketika korban lengah.
1 Pelaku Nekat Kabur, Berujung Tertabrak
Dari tujuh pelaku yang ditangkap, satu pelaku sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya. Pelaku tersebut ditangkap di Pasuruan dan sempat melarikan diri.
Saat keberadaannya terendus Kepolisian, pelaku nekat kabur. Alhasil, dia mengalami luka serius karena terserempet mobil petugas yang sedang mengejar.
“Kelompok Pasuruan ini agak keras, ada perlawanan. Saat mencoba melarikan diri, pelaku terjatuh dan menabrak mobil petugas. Jadi harus dirawat dulu karena lukaya cukup serius,” ujar Jumhur.
Mayoritas Pelaku Begal yang Ditangkap Residivis
Lebih lanjut, Jumhur mengatakan bahwa mayoritas pelaku pencurian ini merupakan residivis. Mereka pernah menjalani masa hukuman karena kasus kejahatan jalanan.
Satu pelaku spesialis roda empat asal Jember bahkan disebutkan sudah berkali-kali keluar masuk penjara. Dia juga sempat buron dan ditangkap di Bali ketika menyamar sebagai buruh bangunan.
Para pelaku juga melemparkan barang bukti hasil curian ke dua penadah di wilayah Probolinggo dan Pasuruan. Polisi masih melakukan pencarian.
“Rata-rata residivis semua. Kami masih melakukan pengembangan lanjut ke wilayah lain, termasuk memburu dua orang penadah di Probolinggo dan Pasuruan,” pungkasnya.
Sebelumnya: Respons Thomas Tuchel soal Kritik Kepadanya Usai Inggris Kalah dari Argentina
Selanjutnya: Pemerasan Bupati Sukoharjo Diduga 'Tradisi' Suami, KPK: Modusnya Copy Paste
Mungkin Anda suka
- Sadisnya Rahmat Dimas Rampok dan Bunuh Ojol Tidur di Tangerang
- Sebulan di Meksiko, Rivera Kembali dengan Misi Baru di Persebaya
- Daftar Harga Sewa Perlengkapan Pendakian di Gunung Lemah Wonosobo
- BUMN BKI Buka Lowongan Kerja hingga 7 Agustus 2026, Cek Posisi dan Syaratnya
- Kapolda Jabar Luncurkan Gerakan 'Jaga Rawat Jawa Barat', Perkuat Ekosistem Keamanan
- Jelang Banyuwangi Ethno Carnival 2026, Mobilitas Penumpang Kereta Meningkat
- Menggila, Harga Tiket "Resale" Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp 41 Miliar
- Mengelola Kenaikan Berat Badan akibat Efek Samping Obat Gangguan Mental
- Prabowo Buka Kemungkinan Pangkas Anggaran TNI-Polri untuk atasi Kemiskinan