Prabowo Terkesan CEO Inpex Bisa Bahasa Indonesia: Tak Banyak yang Mau Belajar
Waktu:2026-09-13 07:05:45 Sumber:OlahragaDibaca (143)

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda yang menyelipkan bahasa Indonesia dalam sambutannya di acara groundbreaking proyek LNG Abadi Masela, Kepulauan Tanimbar, Maluku. Ia mengatakan tidak banyak CEO perusahaan asing yang mau belajar bahasa.
"Saya juga ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan khusus untuk CEO dari Inpex Masela Saudara Takayuki Ueda. Saya terkesan bahwa Saudara bisa bahasa Indonesia. Terima kasih Inpex menunjuk orang seperti Takayuki Ueda ini. Saya lihat tidak banyak CEO perusahaan asing yang mau belajar bahasa Indonesia. Terima kasih Takayuki Ueda," kata Prabowo dilihat di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis .
Prabowo optimistis proyek ini akan berhasil dan bermanfaat bagi kedua negara. Bagi Indonesia, proyek ini menjadi pendorong kemajuan, khususnya kawasan Indonesia timur serta mendorong kemandirian energi.
"Saya ucapkan sekali lagi terima kasih, penghargaan kepada saudara-saudara, kepada rakyat Tanimbar, rakyat Maluku. Saya minta maaf saya belum hadir fisik, tapi kalau kepulauan barat daya saya sudah dua kali ke Pulau Moa. Dan saya berharap Pulau Moa sekarang sudah lumayan titik air bersih untuk rakyat Moa," ujarnya.
Diketahui, CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda memberikan sambutan di awal acara. Ia menggunakan bahasa Indonesia saat menyapa tamu yang hadir, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Di akhir sambutannya, Takayuki Ueda juga kembali menggunakan bahasa Indonesia. Bahkan ia berpantun mengajak Indonesia bersatu bersama membangun energi untuk negeri.
Sebelumnya: Mendes Yandri Pastikan KDKMP Tak Matikan UMKM dan Warung di Desa
Selanjutnya: Diperiksa KPK 9 Jam, Anggota BPK Bobby: Semua Sudah Disampaikan ke Penyidik
Mungkin Anda suka
- Bos Perusahaan Tewas di Hotel Mewah Jaksel Diduga Ada Masalah Sama Istri
- Mayat Perempuan Mengambang di Sungai Lukulo Kebumen, Ditemukan Pakai 9 Lapis Baju
- Polisi Gagalkan Penyelundupan 600 Kg Timah Ilegal, Disamarkan sebagai Ikan Asin
- Lalu Lintas Jakarta Pagi Ini: Contraflow Berlaku di Tol Dalam Kota dan Tol Janger
- Dilaporkan Kasus Dugaan Perselingkuhan, Sekda Konawe Selatan Pilih Bungkam
- Anak Sayuti Melik Dibawa ke STPL Bekasi, Mensos: Kita Didampingi, Nanti Akan Dibantu
- Ampas Kopi Gayo "Disulap" jadi Kemasan Pangan Ramah Lingkungan
- Belajar dari Kasus Bom MAN 3 Padang, Ini Bedanya Candaan dan "Bullying" Menurut Pakar
- Bocah 6 Tahun Asal Mataram Tewas Tenggelam di Kolam Privat Glamping Kintamani Bali