Bahan Bakar Minyak Sempat Langka di Medan, Elnusa Petrofin Kerahkan 176 Mobil Tangki
Waktu:2026-07-30 05:02:59 Sumber:HiburanDibaca (143)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Elnusa Tbk (ELSA) melalui PT Elnusa Petrofin (EPN) mengerahkan 176 unit mobil tangki untuk memperkuat pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Medan, Sumatera Utara, menyusul meningkatnya kebutuhan BBM di wilayah tersebut.
Permintaan BBM di Medan tercatat naik 5-10 persen dibandingkan rata-rata konsumsi harian. Lonjakan kebutuhan BBM beberapa hari terakhir ini terjadi karena tingginya aktivitas masyarakat, termasuk dimulainya kegiatan sekolah dan perkantoran.
Kondisi tersebut sempat mengerek naik konsumsi BBM di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik PT Pertamina (Persero). Untuk mengantisipasi hal ini, Elnusa Petrofin melakukan penambahan armada, personel operasional, serta optimalisasi pengendalian distribusi secara real-time.
Direktur Utama Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, menyebut pihaknya menambah armada operasional melalui skema spot charter sehingga jumlah mobil tangki yang siap beroperasi menjadi 176 unit. Jumlah ini termasuk mobil tangki tambahan dari Jakarta maupun lokasi lain yang tiba secara bertahap di wilayah Sumatera Utara.
“Keandalan distribusi energi merupakan prioritas utama kami. Elnusa Petrofin bergerak cepat dengan memperkuat armada, personel operasional, sistem pemantauan distribusi, hingga dukungan teknis di lapangan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Doni lewat keterangan pers, Minggu (19/7/2026).
Dari sisi sumber daya manusia (SDM), perusahaan menambah 41 Awak Mobil Tangki (AMT) dari berbagai wilayah operasional, serta mendapat dukungan dari TNI sebagai pengemudi bantuan sehingga total AMT menjadi 711 personil.
Optimalisasi distribusi juga dilakukan melalui pemantauan armada secara real-time oleh Road Traffic Control (RTC), serta seluruh tim operasi yang berada di lapangan dan di pusat. Pengawasan difokuskan pada pengendalian Round Trip Hour (RTH) mobil tangki agar perputaran armada semakin cepat.
Selain itu, Elnusa Petrofin mempercepat penanganan armada yang mengalami gangguan melalui penguatan dukungan teknis, penambahan mekanik dari ATPM, penguatan ketersediaan suku cadang, serta penyediaan stok ban siap pakai untuk mempercepat proses perbaikan armada.
Untuk mempercepat pemulihan distribusi, operasional SPBU dan Terminal BBM Medan juga dioptimalkan selama 24 jam. Perusahaan memberikan dukungan operasional bagi AMT dan personel Fuel Terminal melalui penyediaan kebutuhan pendukung untuk menjaga kesiapan dan keberlangsungan operasi di lapangan.
“Langkah-langkah ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung ketahanan energi nasional serta memastikan layanan distribusi berjalan secara aman, andal, dan berkelanjutan,” paparnya.
Ihwal oknum sopir mobil tangki yang terbukti melakukan pelanggaran di wilayah Sumatera Utara, Doni memastikan pihaknya menerapkan penegakan disiplin terhadap personel operasional sesuai ketentuan yang berlaku.
PT Pertamina Patra Niaga sendiri juga telah menjatuhkan sanksi tegas kepada oknum sopir mobil tangki yang terbukti melakukan pelanggaran di wilayah Sumatera Utara. Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan energi kepada masyarakat tidak terganggu oleh tindakan oknum tidak bertanggung jawab.
Saat ini, operasional Terminal BBM Medan berjalan normal dan penyaluran BBM di SPBU wilayah Medan berangsur kembali normal.
Elnusa Petrofin juga terus berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan distribusi energi kepada masyarakat berjalan lancar dan berkesinambungan.
Sebelumnya: Kronologi Bus Sinar Jaya Terguling di Brebes, Hantam Jembatan lalu Tabrak Truk
Selanjutnya: Bogor Diguyur Hujan Deras Setelah Berhari-hari Kering, Warga Senang
Mungkin Anda suka
- 4 Jenis Alat Masak yang Paling Cocok untuk Kompor Listrik, Catat!
- I.League Umumkan League Cup Bergulir 3 November 2026
- Harga Minyak Dunia Stabil Meski AS dan Iran Saling Serang
- Sekolah Rakyat Jember Punya Lapangan Berstandar FIFA, Siswa Baru Takjub
- Arus Peti Kemas IPC TPK Naik 7 Persen pada Semester I 2026, Tembus 1,82 Juta TEUs
- Terima Ancaman dan Doxing Usai Komentari Mutasi Pegawai Kementerian PU, Dosen UGM Kirim Somasi
- KPK Kehilangan Kata "Berani" dalam Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
- Rp 715 Miliar Dana Pensiun PNS Malaysia Nyangkut di eFishery, Pengelola Tempuh Segala Cara
- Farhan Larang Kegiatan Bakar Sampah di Sekitaran Bandara Husein Sastranegera Bandung