Taiwan Protes Kantornya Ditutup di Port Moresby, China Dukung Papua Nugini
Waktu:2026-09-13 06:18:10 Sumber:KesehatanDibaca (143)

Taiwan mengatakan bahwa mereka menolak keputusan Papua Nugini untuk menutup kantor perwakilannya di negara Pasifik Selatan tersebut. Sementara itu, China menyambut baik langkah Papua Nugini.
Dilansir AFP, Kamis , China mengklaim Taiwan adalah bagian dari wilayahnya dan menentang partisipasi pulau yang berpemerintahan sendiri itu dalam organisasi internasional dan pertukaran dengan negara lain.
Seperti banyak negara, PNG memiliki hubungan diplomatik formal dengan China, tetapi mengizinkan Taiwan untuk memiliki kantor perwakilan di ibu kota Port Moresby.
"Kementerian Luar Negeri menyampaikan protes keras terhadap ini, yang diambil tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan pihak kami," kata Kementerian Luar Negeri Taiwan dalam sebuah pernyataan.
"Kantor perwakilan kami di Papua Nugini akan terus beroperasi seperti biasa dan, sesuai dengan peraturan yang relevan, melindungi kepentingan nasional kami dan menyediakan layanan yang diperlukan kepada warga negara kami," tambah pernyataan itu.
Menteri Luar Negeri PNG Justin Tkatchenko memposting di Facebook sebuah pernyataan dari kantornya yang mengumumkan "penghentian operasi segera" dan "penutupan resmi" Kantor Ekonomi Taipei.
Pernyataan tertanggal 15 Juli itu mengatakan keputusan tersebut menggarisbawahi "komitmen teguh pemerintah PNG untuk menghormati, menghargai, dan menjunjung tinggi One-China Policy yang menjadi landasan Papua Nugini".
Berbicara kepada AFP, Tkatchenko mengatakan Taipei telah diberitahu tentang keputusan untuk menutup kantor tersebut "beberapa minggu yang lalu". Ia juga mengatakan langkah tersebut tidak berdampak pada kontrak komersial antara CPC Corporation Taiwan dan eksportir gas alam cair PNG, PNG LNG.
"Kantor itu tidak memengaruhi bisnis dan kontrak mereka. Kantor itu tidak melakukan apa pun," kata Tkatchenko.
Kementerian Luar Negeri China mengatakan pihaknya "sangat menghargai" keputusan PNG untuk menutup kantor Taiwan.
"China siap untuk terus mendukung Papua Nugini secara tegas dalam isu-isu yang menyangkut kepentingan inti masing-masing negara dan untuk bekerja sama dalam memajukan kemitraan strategis komprehensif antara kedua negara," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian dalam sebuah konferensi pers rutin.
Kementerian Luar Negeri Taiwan mengatakan telah menghubungi "negara-negara yang sepaham untuk meminta perhatian dan dukungan dari komunitas internasional" dan sedang mempertimbangkan "langkah-langkah respons yang tepat".
Sebelumnya: Timnas Argentina di Ambang Sanksi Imbas Kibarkan Spanduk Las Malvinas
Selanjutnya: Polisi Ungkap Grup WA 27 Pemerkosa Gadis Sampang Bernama 'Teh Gembul'
Mungkin Anda suka
- Jalan Raya Pos: Warisan Daendels yang Masih Membentang di Pulau Jawa
- From Local to Global, Banyuwangi Ethno Carnival Pamerkan Budaya-Inovasi
- Kemendagri Ungkap Perbedaan Pinjaman Sukuk & Obligasi Daerah
- Prabowo: Saya Diserang soal MBG, tapi Ribuan Triliun Menguap Tak Ada Protes
- Pabrik Dupa di Kampung Bayur Tangerang Kebakaran, 50 Personel Damkar Dikerahkan
- Hino Perluas Layanan di Banyuwangi dengan Diler Baru
- BGN Respons Keheranan Anggota DPR soal WTP 2025: Paling Pas Jawab BPK
- Iwakum Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan
- Harga Buyback Emas Antam, Galeri 24, dan UBS 18 Juli 2026 Turun