Harga Ethereum Hari Ini 21 Juli 2026 Naik Ikuti Pasar Kripto
Waktu:2026-09-13 07:06:51 Sumber:TeknologiDibaca (143)

Harga Ethereum hari ini Selasa, 21 Juli 2026 pukul 07.19 WIB naik 1,46 persen dalam 24 jam terakhir.
Mengutip coinmarketcap.com, dalam 1 jam terakhir naik 0,22 persen dan sepekan terakhir naik 6,97 persen ke angka 1.906,72 dollar AS (sekitar Rp 34,2 juta, kurs Rp 17.930).
Nilai kapitalisasi Ethereum hari ini mencapai 230 miliar dollar AS (Rp 4.125 triliun).
Secara rerata per 24 jam mengalami penurunan sebesar 1,28 persen.
Naik ke zona hijau
Kemarin, 20 Juli 2026 pukul 21.20 WIB, ETH turun ke 1.856,52 dollar AS (Rp 33,2 juta).
Sebentar saja turun langsung meroket ke 1.913,55 dollar AS pada 01.15 WIB petang tadi. Kenaikan ETH mengikuti tren positif pasar kripto.
Tren positif pasar kripto
Ethereum naik 0,85 persen menjadi 1.903,95 dollar AS dalam 24 jam, sedikit mengungguli kenaikan Bitcoin sebesar 0,45 persen, terutama didorong oleh rekor tertinggi staking yang mengunci pasokan dan permintaan ETF institusional yang stabil.
Rasio staking dan arus masuk ETF yang mencapai rekor, mengurangi pasokan likuiditas dan menandakan akumulasi oleh institusi.
Sebelumnya: Deretan Rekor yang Dapat Diukir Messi di Final Piala Dunia 2026
Selanjutnya: MPR Gelar Agenda Sarasehan Nasional di Riau, Bahas Obligasi Daerah
Mungkin Anda suka
- Bukan Cuma Megah, Venue Final Piala Dunia Punya Predikat Stadion Hijau
- Nobar Final Piala Dunia Tanpa Khawatir, Ini 4 Tips Jaga Metabolisme dan Kesehatan Hati
- FIFA Beri Cincin Juara untuk Pemenang Piala Dunia 2026, Contek Tradisi NFL?
- Beasiswa JAPFA 2026 bagi Siswa SMA/SMK dan Mahasiswa D3-S1, Ada Bantuan Pendidikan dan Peluang Karier
- Kasus SK Palsu ASN di Gresik, Korban Setor Rp 125 Juta dari Tabungan Istri, Kades Syok dan Gemetar
- IPW Apresiasi Sikap Prabowo soal Penanganan Kasus Febrie Adriansyah
- Beasiswa JAPFA 2026 bagi Siswa SMA/SMK dan Mahasiswa D3-S1, Ada Bantuan Pendidikan dan Peluang Karier
- Investasi Makin Diminati Anak Muda, Ini Pentingnya Memahami Risiko
- SD Negeri Sepi Peminat, Mendikdasmen Buka Suara