Terjebak Konflik Antarwarga Saat Berkemah di Sekolah, Siswa SMPN 1 Adonara Timur Dievakuasi
Waktu:2026-09-13 07:05:58 Sumber:WisataDibaca (143)

Sejumlah siswa SMPN 1 Adonara Timur dievakuasi saat terjadi bentrokan antarwarga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (18/7/2026).
Proses evakuasi dibantu warga setempat. Mereka membantu para siswa naik ke atas kapal.
Suasana haru terlihat saat anak-anak tersebut harus meninggalkan lokasi perkemahan mereka demi keselamatan.
Muhammad Sole Kadir, salah seorang guru, mengatakan bahwa para siswa tersebut berasal dari Dusun Bele, Desa Waiburak.
Ia mengungkapkan, para siswa tersebut sebelumnya mengikuti kegiatan perkemahan yang diselenggarakan di sekolah. Namun, situasi keamanan yang memburuk membuat mereka harus dipulangkan.
“Anak-anak yang sedang mengikuti perkemahan dari Bele terpaksa diantar oleh warga dan para guru melewati jalur laut menuju Bele”
“Semalam kami berkemah di sekolah dan anak-anak terjebak di sekolah di saat situasi konflik, sehingga warga berinisiatif untuk mengantar mereka melalui jalur laut untuk kembali bertemu dengan orangtua mereka di Bele,” ujar Muhammad.
Ia berharap agar konflik yang terjadi dapat segera mereda, sehingga aktivitas pembelajaran di sekolah itu kembali normal.
“Doakan semoga konflik ini segera berlalu sehingga anak-anak bisa kembali bersekolah dengan baik,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, konflik antarwarga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak kembali pecah, Sabtu (18/7/2026).
Sebanyak dua orang tewas dalam insiden tersebut dan dua lainnya mengalami luka berat.
Kepala Seksi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A Kalelado mengatakan, personel gabungan telah diterjunkan ke lokasi bentrokan.
Menurut Eliezer, polisi masih menyelidiki penyebab bentrokan yang melibatkan warga dari dua desa tersebut.
"Data pasti mengenai korban jiwa maupun kronologi kejadian baru akan dirilis setelah proses olah TKP selesai," ujarnya.
Sebelumnya: Kasus Pengeroyokan Ojol di Samarinda Berakhir Damai, Korban Terima Ganti Pengobatan Rp 10 Juta
Selanjutnya: Inovasi soal Evakuasi Korban Bencana Bikin Mata Dunia Tertuju ke China
Mungkin Anda suka
- Karhutla 17 Hari di Kotim, BPBD Kini Fokus Putus Rambatan Api
- 10 Pulau Terbaik di Dunia Versi Travel and Leisure 2026, Bali Peringkat Berapa?
- Pria di Bandung Tewas Ditusuk Saat Tagih Utang Rp 200 Ribu
- Beige Flag vs Red Flag, Apa Bedanya dalam Sebuah Hubungan?
- Prakiraan Cuaca BMKG: 7 Provinsi Berpotensi Dilanda Hujan Lebat Besok 16 Juli 2026
- Netanyahu Dukung Argentina, Doakan Juara Piala Dunia Lagi
- Ini Jadwal Pengiriman Motor Listrik VinFast di Indonesia
- DBS Optimistis Pasar Saham RI Bangkit, IHSG Diproyeksi Menuju 8.000 di Akhir Tahun
- DPD Pastikan Aspirasi Daerah Terakomodasi dalam RUU Daerah Kepulauan