Kekeringan Melanda 5 Desa di Dompu NTB, 240 KK Terdampak
Waktu:2026-09-13 06:40:50 Sumber:KesehatanDibaca (143)

Kekeringan mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada awal musim kemarau di pertengahan tahun ini.
Akibatnya, 240 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di lima desa mengalami krisis air bersih, untuk memenuhi kebutuhan hariannya.
"Sementara ada lima desa dengan 240 KK yang terdampak kekeringan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dompu, Wan Muhtajun, saat dikonfirmasi, Rabu (15/7/2026).
Wan Muhtajun menyebut, 240 KK yang terdampak tersebar di Kecamatan Woja, dengan rincian Desa Baka Jaya 40 KK; Desa Nowa 50 KK; Kelurahan Kandai II 45 KK.
Sementara itu, di Kecamatan Pajo, kekeringan terjadi di Desa Ranggo dengan 40 KK dan Desa Temba Lae dengan 65 KK.
Kekeringan yang dialami ratusan kepala keluarga ini, menurut dia, selain karena debit mata air bawah tanah yang menurun akibat kemarau, juga dipengaruhi macetnya distribusi air dari instalasi perpiaan milik PDAM.
"Untuk wilayah Pajo itu karena menurunnya permukaan air tanah sehingga debitnya berkurang," ungkapnya.
Lebih lanjut, Wan Muhtajun mengatakan, wilayah terdampak masih berisiko bertambah. Bahkan, berpeluang terjadi pada area pertanian warga.
Sedangkan, menurut dia, upaya penanggulangan hanya bisa dilakukan dengan mendistribusikan air bersih secara sporadis kepada kepala keluarga yang terdampak.
"Sudah 2.500 liter yang kita distribusikan. Kami juga mengimbau warga untuk mulai mengatur kebutuhan air menghadapi kemarau ini," kata Wan Muhtajun.
Sebelumnya: Hasil Semifinal Japan Open 2026: Putri KW Kandas, Kena Tikung Akane
Selanjutnya: Bareskrim Lepas Police Line dan CCTV di White Rabbit Jaksel Terkait Narkoba
Mungkin Anda suka
- Menkes Minta Tata Kelola Blokir Anggaran Diperbaiki
- BBM Apa yang Cocok untuk Mitsubishi XForce HEV?
- Cerita Pasutri Asal Tangerang Rutin Ikut Event Lari demi Jaga Keharmonisan Rumah Tangga
- China Kurangi Impor Minyak Timur Tengah, Pasar Global Bergeser
- Bareskrim Lepas Police Line dan CCTV di White Rabbit Jaksel Terkait Narkoba
- INFOGRAFIK: Hoaks Bansos PKH Senilai Rp 1,5 Juta dari Kemensos, Cek Faktanya!
- Iran Batalkan Ujian Akhir SMA gegara Serangan AS
- Jangan Colok Kabel Cas ke HP Dulu Baru Adaptor ke Stopkontak, Ini Risikonya
- Diperiksa KPK 9 Jam, Anggota BPK Bobby: Semua Sudah Disampaikan ke Penyidik