CONMEBOL Dorong Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim, Apa Gagasannya?
Waktu:2026-07-30 05:43:40 Sumber:OlahragaDibaca (143)

"Piala Dunia berikutnya digelar di rumah kami! Pada 2030, Piala Dunia akan hadir di Uruguay, Argentina, dan Paraguay," tulis Dominguez.
"Ini akan menjadi kesempatan besar bagi sepak bola untuk merayakan 100 tahun Piala Dunia dengan turnamen yang diikuti 64 tim," lanjutnya.
Usulan itu muncul setelah FIFA menggelar Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan format baru berisi 48 peserta, meningkat dari 32 tim yang digunakan sejak edisi 1998 hingga 2022.
Hingga saat ini, FIFA belum memberikan tanggapan resmi terkait usulan CONMEBOL tersebut.
Berdasarkan rencana yang telah disahkan sebelumnya, Piala Dunia 2030 akan dipusatkan di Spanyol, Portugal, dan Maroko sebagai tuan rumah utama.
Sementara itu, Uruguay, Argentina, dan Paraguay akan menggelar masing-masing satu pertandingan pembuka sebagai bagian dari perayaan 100 tahun Piala Dunia.
Uruguay mendapat kehormatan tersebut karena menjadi penyelenggara sekaligus juara pada edisi perdana Piala Dunia pada 1930.
Jika usulan CONMEBOL disetujui FIFA, maka Piala Dunia 2030 akan kembali mencetak sejarah sebagai turnamen dengan jumlah peserta terbanyak, hanya empat tahun setelah format 48 tim mulai diterapkan pada edisi 2026.
Sebelumnya: Momen Cak Imin Merumput, Bela PKB Lawan Golkar hingga PKS
Selanjutnya: Cara Tentukan BBM yang Tepat untuk Motor, Jangan Asal Pilih RON Tinggi
Mungkin Anda suka
- Waspada Risiko Skin Barrier Rusak karena Layering Skincare Sembarangan
- Viral Croissant Topping Mirip Rambut Manusia, Apakah Halal? Ini Kata Akademisi dan MUI
- KPK Nyatakan Laporan Amplop Menhut Raja Juli Selesai: Case Closed
- Perdagangan Karbon Berpotensi Jadi Klaster Kejahatan Baru Sektor Kehutanan
- Polisi Usut Penyebab KM Nurul Salsa Tenggelam, Pencarian Korban Masih Berlanjut
- Investasi Hilirisasi Tembus Rp 300,1 Triliun di Semester I 2026
- Pencurian Modul BTS Bikin Sinyal Hilang dan Puluhan Miliar Melayang
- Bocah 6 Tahun Asal Mataram Tewas Tenggelam di Kolam Privat Glamping Kintamani Bali
- Banjir Bandang Tapanuli Tengah, Warga Mengungsi di Gereja, Dapur Umum Mulai Didirikan