Banjir Rob, Dampak Kerugian, dan Warga yang Menolak Pindah
Waktu:2026-09-13 06:41:21 Sumber:OlahragaDibaca (143)

Menurut dia, dampak ekonomi juga muncul dari kerusakan kendaraan yang sering melintasi jalan yang tergenang rob.
Belum lagi, kata dia, kerugian akibat kerusakan ekosistem, hilangnya mata pencaharian, hingga rumah warga yang semakin lama semakin tenggelam dan perlu ditinggikan setiap beberapa tahun sekali.
Ia menyebut sejumlah kajian telah menghitung nilai kerugian akibat dampak rob di Pantura Jawa Tengah. Namun, ia belum memastikan angka kerugian yang dihitung dalam kajian tersebut.
"Triliunan itu. Dari kerusakan ekosistem, kerusakan, kehilangan mata pencaharian, kehilangan ini ada kok. Jadi valuasinya ada itu, dihitung," ungkapnya.
Fokus mencari solusi
Yusmanto mengatakan, pemerintah tidak ingin gegabah mengeklaim angka kerugian tersebut karena diperlukan kajian yang lebih komprehensif.
Menurut dia, pemerintah lebih berfokus pada upaya mencari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat terdampak rob.
"Kalau kami membuat kajian ya sesuai kajian solusinya, bukan kajian untuk perhitungan kerugiannya," katanya.
Warga memilih bertahan
Nur Zaidi Siswa SD pulang sekolah dengan menyusuri akses jalan rusak di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kamis (29/1/2026).Salah satu persoalan yang dihadapi pemerintah adalah warga yang tetap memilih bertahan di wilayah terdampak rob meski rumah dan lingkungan tempat tinggal mereka semakin terendam.
Yusmanto mengatakan, pemerintah telah menawarkan sejumlah opsi, termasuk relokasi. Namun, sebagian warga masih enggan pindah karena memiliki ikatan sosial, budaya, dan ekonomi dengan tempat tinggal mereka.
Ia mencontohkan warga di Timbulsloko, Demak, yang selama bertahun-tahun menggantungkan kehidupan dari aktivitas pertanian, tambak, dan perikanan.
"Karena mata pencahariannya di sana. Kemudian mereka masih terikat secara kultural dan psikologis," ujar dia.
Menurut Yusmanto, persoalan tersebut menunjukkan bahwa penanganan rob tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur pengendali banjir.
Pemerintah juga perlu menyiapkan solusi bagi keberlangsungan kehidupan dan mata pencaharian masyarakat terdampak.
Sebelumnya: Ini Harga Rumah Lamine Yamal yang Dibeli dari Gerard Pique
Selanjutnya: Rano Karno: Aku Dukung Spanyol Kalahkan Argentina 2-1
Mungkin Anda suka
- Pemeriksaan Setempat, Muncul Bangunan Baru di Lahan Rumah yang Dirobohkan Wanita di Surabaya
- Fangfang, Istri Siri Vicky Prasetyo Sudah Melahirkan, Tak Didampingi Suami dan Biayai Semua Sendiri
- Pengamat Sebut BBM Langka di Sumut Bisa Picu Harga Kebutuhan Pokok Naik jika Tak Segera Teratasi
- 20,4 Ton Kopi Bandung Barat Tembus 4 Negara, Vietnam Jadi Pasar Ekspor Paling Sulit
- Ortu Remaja Sidoarjo Bugil Saat Terima Pesanan Ojol Buka Suara
- Studi Fosil Terbaru Bantah Teori Lama soal Evolusi Manusia
- Pria di Koja Jakut Dibacok Begal hingga Luka Parah, Polisi Selidiki
- Pengasuh Ponpes di Wonogiri Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Modus Janjikan Sekolah Kedinasan
- MPR Gelar Sarasehan di Pekanbaru, Bahas Obligasi Daerah & Investasi Publik