GHAS Dibongkar, Andre Rosiade Targetkan Stadion Baru Rampung Januari 2028
Waktu:2026-07-30 05:50:40 Sumber:HiburanDibaca (143)

Stadion Gelora Haji Agus Salim Padang resmi memasuki tahap pembongkaran total untuk proyek pembangunan stadion baru berstandar AFC. Pembongkaran ditargetkan rampung pada Agustus 2026, sementara pembangunan fisik dijadwalkan dimulai September 2026 dan selesai paling lambat Januari 2028.
Kepastian itu disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR Fraksi Gerindra Andre Rosiade saat meninjau langsung progres pekerjaan di GHAS bersama Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum Wilayah Sumatera Barat Rifi Firdaus, Direktur Utama PT Hutama Karya Kuntjoro, serta jajaran terkait di Padang, Selasa .
"Hari ini kami didampingi Kasatker Pak Rifi dan Direktur Utama Hutama Karya. Hutama Karya bersama Adhi Karya ditunjuk sebagai Kerja Sama Operasi . Targetnya pembongkaran selesai pada Agustus. Untuk keseluruhan pembangunan ditargetkan selesai Januari 2028," kata Andre yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang .
Berdasarkan kajian teknis Kementerian PU, bangunan Stadion Haji Agus Salim sudah tidak layak hanya direnovasi. Selain telah berusia puluhan tahun, stadion tersebut juga mengalami dampak gempa besar pada 2009 dan belum pernah menjalani rehabilitasi menyeluruh. Karena itu, pemerintah memutuskan membangun stadion baru dari nol.
"Pembangunannya bukan sekadar renovasi, tetapi rekonstruksi total agar stadion memenuhi standar yang dipersyaratkan AFC," ujarnya.
Stadion baru itu diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp340 miliar hingga Rp400 miliar. Nantinya, GHAS akan memiliki kapasitas sekitar 15 ribu penonton dengan seluruh tribun menggunakan kursi tunggal . Sejumlah fasilitas modern juga akan dibangun, di antaranya royal box, lounge, kantor Asprov PSSI Sumatera Barat, ruang media, hingga toko merchandise.
Andre juga menanggapi usulan agar desain stadion menggunakan bentuk gonjong khas Minangkabau. Menurutnya, desain yang digunakan saat ini telah disusun berdasarkan usulan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sejak tahap awal perencanaan sehingga tidak memungkinkan lagi dilakukan perubahan.
"Permintaan soal gonjong itu biasa saja. Tetapi yang perlu diketahui publik, desain stadion ini sesuai dengan permintaan Pemprov saat awal perencanaan. Tidak ada desain bergonjong. Namun unsur Minangkabau sudah dimasukkan. Kalau sekarang desain diubah mengikuti permintaan Pak Wakil Gubernur, itu tidak mungkin dilakukan karena bisa menghambat pembangunan. Seharusnya usulan itu disampaikan sejak awal," katanya.
Pembangunan kembali Stadion Haji Agus Salim merupakan hasil komunikasi intensif dan perjuangannya bersama pemerintah pusat agar Sumatera Barat mendapatkan alokasi anggaran pembangunan stadion berstandar nasional.
"Ini adalah inisiasi kami sebagai anggota DPR RI untuk merestrukturisasi stadion ini. Pembangunan ini merupakan hasil lobi kami sehingga Sumatera Barat mendapatkan anggaran untuk membangun kembali Stadion Haji Agus Salim," tegasnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Hutama Karya Kuntjoro menyampaikan apresiasi kepada Andre Rosiade yang dinilainya berperan besar menginisiasi pembangunan kembali stadion kebanggaan masyarakat Sumatera Barat tersebut.
"Terima kasih kepada Pak Andre yang telah menginisiasi pembangunan kembali Stadion Agus Salim Padang. Alhamdulillah, Kementerian PU telah menunjuk Hutama Karya bersama Adhi Karya untuk melaksanakan proyek ini," ujar Kuntjoro.
Kuntjoro mengatakan Hutama Karya bersama PT Adhi Karya akan mengerjakan proyek melalui skema Kerja Sama Operasi dengan masa pelaksanaan selama 16 bulan.
"Kami merencanakan waktu pelaksanaan selama 16 bulan. Insya Allah pekerjaan bisa dimulai pada September. Dengan begitu, target penyelesaian pada akhir Desember 2027 atau paling lambat Januari 2028," katanya.
Selama proses pembangunan berlangsung, Semen Padang FC dipastikan akan menggunakan stadion alternatif sebagai kandang hingga Stadion Gelora Haji Agus Salim yang baru selesai dibangun dan siap dioperasikan.
Melihat Venue Stadion Piala Dunia 2026:
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Komisi III DPR Bentuk Panja Awasi Kasus yang Bikin Febrie Adriansyah Tersangka
Selanjutnya: Kebakaran Landa Pemukiman di Sorong Barat, Warga Berhamburan Selamatkan Diri
Mungkin Anda suka
- Forbes Beritakan Prajogo Pangestu Berencana Beli Perusahaan Geotermal Filipina Senilai 89,7 T
- Beli Tiket Pesawat Dapat Cashback hingga Rp 8,8 Juta, Ini Caranya
- Kekompakan Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai di RBR 2026
- FDA Izinkan 20 Varian ZYN Dipasarkan dengan Klaim Risiko Rendah dari Rokok
- Viral Anjing Husky Berdarah Dibacok di Babelan Bekasi, Pelaku Dicari
- Kemarahan Legenda Serie A atas Wasit di Laga Inggris vs Argentina: Memalukan!
- Prabowo Sebut Menterinya Banyak yang Masuk RS karena Kerja Keras
- Iran Kecam Serangan AS Dekat RS Kanker Anak: Barbar!
- Investasi Hilirisasi Tembus Rp 300,1 Triliun di Semester I 2026