Kebakaran Terjadi di Waterbom Al Barokah Indramayu, Tak Ada Korban dan Penyebab Diselidiki
Waktu:2026-07-30 05:03:01 Sumber:KesehatanDibaca (143)

Kebakaran terjadi di area tempat wisata Waterbom Al Barokah yang berlokasi di Desa Singaraja, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada Minggu (19/7/2027) pagi.
Beruntung, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) cepat datang dan api dengan cepat dijinakkan.
Kepala Bidang (Kabid) Damkar pada Dinas Satpol PP dan Damkar Indramayu, Jajat Wibisono, mengatakan bahwa laporan kebakaran tersebut diterima petugas pukul 08.01 WIB. Tim pun langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian.
"Laporan diterima petugas pukul 08.01 WIB. Personel kami langsung berangkat ke lokasi pukul 08.03 WIB dengan membawa armada dan peralatan pemadaman lengkap," ujar Jajat saat dihubungi Kompas.com, Minggu.
Petugas tiba di lokasi pukul 08.20 WIB. Kemudian, didapati bahwa api masih berkobar hebat membakar sebagian area objek wisata air tersebut, khususnya di bagian lorong akses keluar wisata.
Dok Damkar Indramayu Kondisi area tempat wisata Waterboom Al Barokah yang berlokasi di Desa Singaraja, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jawa Barat usai terbakar, Minggu (19/7/2026)
Jajat menyebut, langkah taktis langsung dilakukan petugas dengan melokalisasi api agar tidak menjalar ke bangunan maupun area lain di sekitarnya.
Selain melakukan penyemprotan, petugas juga mengamankan area sekitar kejadian dan berkoordinasi secara langsung dengan aparat setempat beserta pihak pengelola tempat wisata.
"Setelah api padam, dilanjut dengan pendinginan pada titik-titik api yang masih berpotensi menyala kembali. Pukul 08.50 WIB, operasi pemadaman dinyatakan selesai dan lokasi dipastikan aman," ungkap Jajat.
Jajat memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Namun, menurut dia, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak berwenang. Dugaan sementara, mengarah pada masalah kelistrikan.
"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang, namun diduga kuat berasal dari korsleting listrik. Sementara untuk kerugian material juga masih dalam proses pendataan," pungkas Jajat.
Sebelumnya: Jual Seragam Rp 1 Juta, Dua Kepala SD Negeri di Ngawi Diperiksa Polisi
Selanjutnya: Inggris Vs Argentina, Melihat Lagi Gol "Tangan Tuhan" Maradona di Piala Dunia 1986
Mungkin Anda suka
- Sekjen MPR Gaungkan 'Izakod Bekai Izakod Kai' di LCC 4 Pilar Papua Selatan
- Perjuangan Ibu Hamil Terobos Banjir Setinggi Paha di Sinjai demi Bisa Melahirkan di RS
- Malaysia Bersiap Hadapi Super El Nino, Suhu Diperkirakan Lampaui Rekor 40,1 Derajat
- Kebiasaan Duduk Lama Saat Scrolling Bisa Ganggu Fungsi Otak, Olahraga Jadi Penyeimbang
- Jukir Queen City Semarang Viral Minta Bayaran Dua Kali, Dishub Buka Suara
- Tak Perlu ke Bengkel, Ini 3 Cara Cek Komstir Motor Sendiri di Rumah
- Praperadilan Kedua Roy Suryo Ditolak: Gugatan Tak Relevan dan Ganggu Sidang Pokok Perkara
- MBG Kembali Berjalan, Harga Daging Ayam dan Telur di Mojokerto Terkerek Naik
- Rumah di Wonogiri Diduga Jadi Safe House Bupati Etik, Simpan Brankas Berisi Uang Rupiah hingga Valuta Asing