Bukan Sekadar Pesta, Gawai Dayak Jadi Wujud Syukur atas Hasil Panen dan Berkah Hidup
Waktu:2026-07-30 05:49:31 Sumber:KesehatanDibaca (143)

Ritual Adat Jadi Bagian Penting Gawai
Bernadus menjelaskan, esensi utama Gawai Dayak bukan sekadar panggung hiburan atau pesta.
Perayaan tersebut merupakan ungkapan syukur masyarakat Dayak atas hasil usaha, panen, dan keberkahan hidup yang telah dilalui selama setahun.
Karena itu, panitia memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan ritual adat agar nilai-nilai luhur warisan leluhur tetap terjaga.
Pada Gawai Dayak XV Kabupaten Sekadau tahun ini, Sub Suku Dayak Benawas dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan ritual adat. Berbagai tahapan adat juga telah dipersiapkan sejak sekitar sebulan terakhir.
"Ritual adat merupakan bagian penting dari gawai. Kami terus berkoordinasi dengan Sub Suku Dayak Benawas dan seluruh rangkaian adat sudah berjalan dengan baik. Ini menunjukkan kesiapan masyarakat adat dalam menyukseskan Gawai Dayak tahun ini," terangnya.
Gawai Digelar 21-25 Juli
Rangkaian Gawai Dayak XV Kabupaten Sekadau diawali dengan Misa Syukur Pembukaan yang digelar di Rumah Dinas Bupati Sekadau, Senin.
Selanjutnya, seluruh rangkaian kegiatan akan berlangsung di Rumah Betang Youth Center Sekadau pada 21-25 Juli 2026.
Panitia optimistis seluruh agenda dapat berjalan sesuai rencana berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Sekadau, Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau, serta berbagai paguyuban multietnis di daerah tersebut.
Usai misa syukur, panitia bersama Bupati Sekadau juga dijadwalkan meninjau lokasi pelaksanaan di Rumah Betang Youth Center untuk memastikan seluruh persiapan akhir menjelang pembukaan resmi.
Bernadus berharap Gawai Dayak XV Kabupaten Sekadau tidak hanya menjadi wadah pelestarian adat dan budaya Dayak, tetapi juga mempererat persatuan serta silaturahmi masyarakat di Kabupaten Sekadau.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Gawai Dayak XV Siap Digelar Besok Panitia Pastikan Ritual Adat Sub Suku Benawas Tetap Jadi Prioritas.
Sebelumnya: Pemerasan Bupati Sukoharjo Diduga 'Tradisi' Suami, KPK: Modusnya Copy Paste
Selanjutnya: Lahan Cengkeh dan Durian 3,5 Hektare di Gayam Trenggalek Terbakar, Damkar Butuh 3 Jam Padamkan Api
Mungkin Anda suka
- Komdigi Jateng Sebut Dinsos Jadi Korban Peretasan 1,2 Juta Data Bansos, Tak Ada Niat Jahat
- Kerja Keras tapi Gaji Stagnan? Dosen USU Beri Analisis dan Solusinya
- Raih Sepatu Emas, Mbappe Tinggal di Kawasan Super Eksklusif Madrid
- Pengamat Sebut BBM Langka di Sumut Bisa Picu Harga Kebutuhan Pokok Naik jika Tak Segera Teratasi
- KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Suap Pejabat Bea Cukai
- Kejagung Terbitkan Surat Penghentian Pengumpulan Data MBG, Kejati Jabar: Hanya Inventarisasi Jumlah SPPG
- Stadion Si Jalak Harupat Jadi Venue Piala Presiden 2026, Polisi Siapkan Pengamanan Ketat
- Pembunuh ASN Bangkalan Tak Kunjung Ditangkap, Keluarga Akan Beri Polisi Petunjuk Baru
- Di Balik Bisnis Triliunan Piala Dunia 2026, Jejak Karbon Presiden FIFA Ikut Disorot