Dinas LH Banten Minta Pengelola TPA Rutin Siram Sampah Cegah Kebakaran
Waktu:2026-09-13 09:55:37 Sumber:WisataDibaca (143)

Dinas Lingkungan Hidup Banten meminta agar pengelola tempat pemrosesan akhir mengantisipasi kebakaran agar tidak terjadi seperti di Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang. Ia meminta pengelola TPA rutin menyiram sampah.
"Kita kan sudah ada surat edaran dari Pak Gubernur, imbauan kepada bupati dan wali kota agar mengantisipasi kesiapan mitigasi kebakaran. Di musim El Nino ini, harus ada pencegahan, penyiraman," kata Kepala Dinas LH Banten Wawan Gunawan, .
Dengan penyiraman, sampah tidak kering atau mudah terbakar. Selain itu, di dalam tumpukan sampah terdapat gas yang bisa membuat kebakaran cepat membesar.
"Di musim El Nino ini jangan sampai kering, harus ada pembasahan," kata Wawan.
Selain itu, Wawan meminta petugas memastikan tidak ada warga yang membakar sampah di sekitar TPA.
"Tidak boleh ada pembakaran. Ya istilahnya pembakaran masyarakat yang terdekat situ kan, nanti kan merembet gitu. Karena mengandung zat metan," ujarnya.
Ia menyebutkan tujuh TPA di Banten masih menggunakan open dumping. Ia meminta ada pengelolaan controlled landfill.
"Sampah yang sudah menggunung minimal sudah di-controlled landfill saja dulu. Ya syukur-syukur kalau musim panas begini diratakan, tumpuk pakai urukan," katanya.
Sebelumnya, BNPB menyatakan area lahan utama TPA Sampah Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, yang terdampak kebakaran seluas kurang lebih 15 hektare akhirnya padam. Kebakaran padam setelah 10 hari.
Dilansir kantor berita Antara, Jumat , Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan api berhasil dipadamkan berkat kerja keras dan kolaboratif dari tim gabungan penanganan darurat sejak peristiwa dilaporkan 30 Juni hingga Kamis malam.
"Lahan utama TPA Jatiwaringin seluas kurang lebih 15 hektare yang terdampak kebakaran dilaporkan telah berhasil dipadamkan 100 persen dan saat ini berada dalam fase pendinginan intensif," katanya.
Simak juga Video 'Saran BRIN soal Kebakaran TPA Jatiwaringin':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 8.000 Triliun, Ekonom: Kenaikan Tak Selalu Berarti Makin Boros
Selanjutnya: "Hidungku Patah gara-gara Ikam!", Tegangnya Drama Penjemputan 3 Tahanan Kasus Katingan yang Tiba dari Jakarta
Mungkin Anda suka
- Baru Ganti HP? Jangan Lewatkan Pengaturan Ini agar Baterai Tak Cepat Habis
- Transaksi KDMP di Jatim Tembus Rp 21 Miliar, Khofifah Targetkan Tingkatkan Produktivitas
- Demo Tuntut Penurunan Plt Rektor UINSA, Mahasiswa Bakar Ban dan Jas Almamater
- Dedi Mulyadi Nilai Dana BOS Sudah Cukup, SPP SMA/SMK Negeri Tak Perlu Diaktifkan Lagi
- Begini Cara BRI Permudah Layanan Keuangan WNI di Taiwan
- Kekeringan Mulai Melanda 14 Daerah di Jawa Tengah, Lebih dari 35.000 Jiwa Terdampak
- Kunjungi Padang, Dedi Mulyadi Pilih Naik Taksi Dibanding Mobil Dinas
- Duduk Perkara Bentrok Kelompok Bermotor dengan Warga di Makassar, Dipicu Dugaan Balap Liar
- Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2 Senin Sore, Pos Lain Masih Normal