The Odyssey Menguras Tenaga, Christopher Nolan Bakal Vakum 3 Tahun
Waktu:2026-07-30 05:04:21 Sumber:PendidikanDibaca (143)

Sutradara Christopher Nolan mengungkapkan dirinya kemungkinan besar tidak akan langsung menggarap proyek film baru dalam waktu dekat usai merampungkan The Odyssey.
Nolan menyebut proses produksi film adaptasi epos karya Homer tersebut menguras habis tenaganya, sehingga ia memperkirakan butuh waktu setidaknya tiga tahun sebelum kembali duduk di kursi sutradara.
Hal ini diungkapkan Nolan dalam wawancara bersama program Today pada 17 Juli 2026.
Ia mengaku produksi The Odyssey benar-benar menguji batas kemampuannya, baik secara fisik maupun mental.
"Saya benar-benar mencapai batas stamina saya sendiri, dan juga stamina semua orang yang terlibat," ujar Nolan.
Menurut Nolan, tantangan berat memang sudah semestinya dihadapi ketika menggarap sebuah proyek sebesar The Odyssey.
Ia menegaskan tidak akan menyebut proses pembuatan film ini berjalan mulus, mengingat bobot cerita yang diadaptasi dari salah satu karya sastra klasik terbesar dalam sejarah.
"Ini kan 'The Odyssey', tentu saja harus terasa berat. Kami tidak melakukan pekerjaan dengan benar dalam membuat film 'The Odyssey' kalau prosesnya tidak terasa sulit," tambahnya.
Salah satu tantangan terbesar dalam produksi film ini datang dari keputusan Nolan untuk merekam seluruh adegan menggunakan kamera IMAX, sebuah langkah belum pernah dilakukan sepenuhnya oleh film manapun sebelumnya.
Nolan mengaku sempat menyampaikan langsung ambisi tersebut kepada tim IMAX sebelum produksi dimulai.
Dalam kesempatan terpisah bersama The New York Times, Nolan turut menyinggung pentingnya keberanian mengambil risiko kreatif di industri perfilman Hollywood.
Ia menilai sikap terlalu berhati-hati justru menjadi risiko terbesar bagi keberlangsungan sebuah film.
"Kalau kamu benar-benar tertarik pada film dan sejarah perfilman, satu hal yang pasti terlihat adalah kamu harus berani mengambil risiko untuk bisa sukses. Risiko terbesar justru adalah bermain aman," kata Nolan.
Pola jeda waktu tiga tahun antarfilm sebenarnya bukan hal baru bagi Nolan.
Sebelumnya, rentang serupa juga terlihat antara Interstellar (2014), Dunkirk (2017), Tenet (2020), hingga Oppenheimer (2023).
Namun usai produksi berat The Odyssey, jeda kali ini diperkirakan bisa berlangsung lebih panjang dari biasanya.
Meski demikian, kerja keras Nolan tampaknya berbuah manis di box office.
The Odyssey tercatat sebagai pembukaan global terbesar sepanjang karier Nolan dengan raihan 264 juta dollar AS, sekaligus mendapat sambutan positif dari kritikus maupun penonton sejak dirilis pada 17 Juli 2026.
Sebelumnya: Zohran Mamdani Jajaki Potensi Penangkapan Netanyahu di Sidang Umum PBB
Selanjutnya: PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi atas Dugaan Penghinaan
Mungkin Anda suka
- Pertamina Tindak Tegas Sopir Tangki "Nakal", Distribusi BBM di Medan Kembali Normal
- PDIP Bakal Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor DPP 27 Juli
- Petinju Indonesia Raih Emas di Kejuaraan Asia Tinju U19 & U23 2026
- Soal Sanksi untuk Bupati Purwakarta, Mendagri Serahkan ke Dedi Mulyadi
- Mentan Apresiasi Kinerja Ahmad Luthfi, Jateng Bakal Dapat 7 Ribu Pompa Air
- Kronologi Status Eks Jampidsus Febrie: Siang Disebut Saksi, Malam Ditegaskan Tersangka
- Bakal Debut di Byon Combat Showbiz 8, Ini Kata Jeka Saragih
- BERITA FOTO: Keluhan Warga Medan Saat Mengantre BBM
- Nur Widayanto Ungkap Sebab Kekalahan Timnas voli putra Indonesia dari Kamboja