Isak Tangis Warnai Evakuasi Korban Ledakan Gudang Amunisi Gupusmu Madiun
Waktu:2026-09-13 06:15:00 Sumber:OtomotifDibaca (143)

Korban Jiwa dan Luka-luka
TNI Angkatan Darat mengonfirmasi bahwa insiden ledakan Gudang Pusat Munisi Madiun yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB ini telah memakan korban jiwa dan luka-luka dari pihak personel militer.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono membenarkan adanya satu prajurit TNI AD yang gugur dalam insiden tersebut.
“Dalam insiden itu satu orang personel dinyatakan meninggal dunia,” kata Donny, dikutip dari siaran langsung Kompas TV, Kamis (16/7/2026).
Selain korban meninggal dunia, Donny menyebutkan ada enam personel TNI AD lainnya yang mengalami luka-luka akibat ledakan Gupusmu Saradan Madiun tersebut.
“Empat orang mengalami luka berat dan dua lainnya mengalami luka ringan,” ucap Donny menambahkan.
Pihak TNI AD memastikan bahwa prioritas utama saat ini adalah penanganan medis seluruh korban. Usai ledakan dahsyat terjadi, satuan terkait langsung bergerak cepat melakukan evakuasi ke RSUD Caruban.
“Saat ini TNI AD telah mengambil langkah awal terhadap korban,” tegas Donny.
Diinvestigasi Mabes TNI dan Kodam V/Brawijaya
Mengenai penyebab pasti dan kronologi ledakan gudang senjata di Madiun ini, pihak wilayah belum bisa memberikan keterangan mendalam. Kapenrem 081/DSJ Mayor Inf Ismail menjelaskan bahwa penanganan kasus ini diambil alih langsung oleh komando pusat.
Ismail memastikan bahwa insiden di Gupusmu II Saradan ini ditangani langsung oleh Kodam V/Brawijaya hingga Mabes TNI.
"Beda satuan mas, dari Kodam (V Brawijaya) langsung, mas," kata Ismail saat dikonfirmasi, Kamis.
Sebagai bentuk respons cepat, Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar dilaporkan telah turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi ledakan gudang peluru Madiun tersebut. Sejumlah pejabat teras Kodam V/Brawijaya juga merapat ke Gupusmu II guna mengidentifikasi situasi pasca-ledakan.
Hingga berita ini diturunkan, area Gupusmu II Kecamatan Saradan masih disterilisasi ketat, dan awak media belum diperkenankan mendekati titik lokasi ledakan demi alasan keamanan. Pihak internal TNI masih melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan kronologi dan pemicu utama insiden mematikan tersebut.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Update Ledakan di Gupusmu Madiun, Ambulans Diduga Bawa Jenazah Keluar dari RSUD Caruban
Sebelumnya: Bocah 6 Tahun Asal Mataram Tewas Tenggelam di Kolam Privat Glamping Kintamani Bali
Selanjutnya: Kemlu RI Ucapkan Duka Cita Meninggalnya Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad
Mungkin Anda suka
- Prabowo: Pakar Ramalkan RI Negara Ke-4 Terkaya di Dunia Tahun 2045
- Memaki dan "Berdoa"
- BMW di JLNT Antasari Diduga Mogok, Pemilik Diminta Segera Ambil ke Polres Jaksel
- Gunung Anak Krakatau Siaga, Disparekraf Lampung Evaluasi Festival Krakatau 2026
- Don Ritto Pernah Kelola Restoran deClan Bareng Eks Jampidsus Febrie, tapi Bantah Korupsi
- Ulah Pria di Depok "Challange" 2 Bocah Makan Cabai-Masuk Freezer Berujung Ditangkap
- Dedi Mulyadi Bandingkan Kepemimpinan Indonesia dengan Timnas Argentina
- Trump Dance, Presiden AS Tak Mau Minggir dan Malah Joget Saat Selebrasi Spanyol
- Bantah Main Judi Online, Camat Madiun Berdalih Rapat Paripurna Belum Dimulai