Petani Tebu Berebut Salami Prabowo Saat Panen Raya di Malang
Waktu:2026-07-30 05:04:23 Sumber:HiburanDibaca (143)

Ada momen menarik saat Presiden Prabowo Subianto hendak meresmikan panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Petani tebu spontan berduyun-duyun mendekat saat melihat Prabowo memasuki lahan panen mereka.
Pantauan detikcom, Jumat , acara peresmian panen raya digelar di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur. Prabowo meninjau langsung lahan panen seluas 800,5 hektare yang berada tak jauh dari lokasi peresmian.
Di lahan itu, terlihat hamparan tanaman tebu yang luas berisi aktivitas warga. Truk-truk pengangkut hasil panen mengular di sekitar kebun.
Kedatangan Prabowo lantas menarik perhatian petani hingga warga. Para petani langsung berlari berebut salaman dengan Prabowo dan berbincang singkat.
Setelah itu, Prabowo berdiskusi cukup panjang dengan para menteri yang mendampinginya. Mereka tampak berbincang lama seraya berdiri di sisi kebun.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelumnya menjelaskan ada 43 titik panen raya yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden. Panen raya itu mencakup tanaman tebu, padi dan kedelai.
"Bapak Presiden Prabowo akan memimpin panen raya serentak tebu, padi dan kedelai yang dilaksanakan di 43 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi TNI dalam mendukung percepatan terwujudnya swasembada pangan nasional," ujar Seskab Teddy.
Dia menyebut kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk terus mendorong produktivitas pertanian, memperkuat hilirisasi, serta mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.
Sebelumnya: Jadi Tersangka, Polisi di NTB Bantah Perkosa Mahasiswi, Klaim Hubungan Disepakati
Selanjutnya: Kemendagri Ungkap Perbedaan Pinjaman Sukuk & Obligasi Daerah
Mungkin Anda suka
- Fangfang, Istri Siri Vicky Prasetyo Sudah Melahirkan, Tak Didampingi Suami dan Biayai Semua Sendiri
- Hari Anak Nasional 2026, Kemensos Gelar Tebus Ijazah hingga Khitanan Massa
- Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 8.000 Triliun, Ekonom: Kenaikan Tak Selalu Berarti Makin Boros
- Siswi SMP di Grobogan Trauma Berat karena Berkali-kali Diperkosa Ayah Kandung
- Hampir 50 Tahun Tinggal di Rumah Warisan, Nurbaeti Terpaksa Angkat Kaki Kena Eksekusi Lahan di Pangandaran
- Liga Aspal Menteng Ubah Gang Sempit Jadi Panggung Bibit Sepak Bola
- Beredar Surat Edaran Libur Final Piala Dunia 2026, Gubernur NTT: Itu Hoaks, ASN Tetap Masuk Normal
- Alasan Polisi Belum Tetapkan Pembunuh ASN Bangkalan Sebagai DPO
- Prabowo Banggakan Bank Emas Indonesia: Sudah Mengelola 153 Ton Emas!