Eks Jenderal Nilai Operasional TNI Akan Terganggu jika Anggaran Pertahanan Dikurangi
Waktu:2026-07-30 04:59:05 Sumber:BisnisDibaca (143)

Dia kemudian menjelaskan TNI telah mengajukan tambahan anggaran untuk tahun 2027 ke DPR, dengan total Rp 334 triliun.
Berdasarkan pemberitaan Antara, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mendapat pagu anggaran untuk 2027 sebesar Rp 139 triliun.
Kemudian, Kemenhan meminta usulan tambahan anggaran sebesar Rp 195 triliun agar totalnya menjadi Rp 334 triliun.
Namun, pensiunan Jenderal TNI ini menilai, ada kemungkinan anggaran pertahanan tahun depan akan dikurangi.
"Jadi, bisa jadi, ya, untuk tahun yang akan datang dikurangi, gitu, dalam artian, pengajuan tambahannya tidak diberikan, gitu kira-kira," ucap dia.
Ia melanjutkan, soal usulan tambahan anggaran tersebut baru akan diputuskan setelah Sidang Tahunan di Gedung DPR/MPR/DPD yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto pada Agustus mendatang.
"Kita lihat setelah pidato presiden tanggal 16 Agustus," tutur dia.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto mengatakan, pemerintah akan menghemat anggaran demi menghilangkan kemiskinan dan kelaparan di Indonesia.
Jika diperlukan, Prabowo juga akan memangkas anggaran pertahanan dan polisi.
"Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien. Bila perlu anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi untuk menghilangkan kemiskinan," kata Prabowo, dalam Panen Raya Bersama TNI, di Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).
Prabowo pun menanyakan kesiapan personel TNI-Polri yang hadir di sana.
Jajaran TNI-Polri yang hadir pun menyatakan siap untuk dikurangi anggarannya.
"Rela TNI? Rela polisi? Aku tanya TNI bukan kau. Rela ya kurangi? Ikhlas? Kok ikhlas, ikhlas, ikhlas," ucap dia.
Sebelumnya: Mobil Damkar Terjebak Macet, Pemadaman Kebakaran Rumah dan Lapak di Bekasi Tersendat
Selanjutnya: Pria Challenge Bocah di Depok Sempat Diamkan Korban 5 Menit di Freezer
Mungkin Anda suka
- Pemerintah Akan Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih
- Sekolah Sepi vs Sekolah Antre: Pakar Ungkap Alasan Orangtua Pilih Sekolah Bukan Lagi Jarak
- Meluas ke Lingkaran Elite, Skandal Korupsi Kembali Guncang China
- Presiden Sudah Tahu Abnormalitas Pada Tata Kelola Program Prioritas
- Bekas Lahan Sampah di Sukmajaya Depok Kebakaran, 2 Orang Berhasil Dievakuasi
- Merawat Harapan dari Kebun Pepaya Kalina, Langkah Desa Serut Menguatkan Ekonomi Desa
- Polda Riau Siapkan Pengamanan Riau Bhayangkara Run, Tekankan Green Policing
- Ironi Sektor Konstruksi, Baru 629.622 Orang Pekerja Bersertifikat
- Kaltim Tagih Dana Bagi Hasil Rp 2,4 Triliun ke Pusat, DPRD: Hak Daerah Harus Dipenuhi