Saat Letusan Gunung Berapi Bikin Eropa Tertutup Kabut Beracun 5 Bulan
Waktu:2026-07-30 05:07:41 Sumber:BeritaDibaca (143)

Letusan gunung berapi di Islandia pernah mengguncang Eropa. Dampaknya yang dahsyat bahkan membuat langit benua tersebut tertutup kabut beracun.
Dikutip dari Journal of Geophysical Research Vol. 108, letusan dahsyat Gunung Laki di Islandia mengeluarkan gas beracun. Peristiwa yang terjadi pada 1783-1784 ini merupakan salah satu letusan lava basaltik terbesar dalam sejarah manusia yang memberikan dampak lingkungan dan iklim secara global.
Adapun letusan tersebut berlangsung selama 8 bulan, dimulai pada 8 Juni 1783 hingga 7 Februari 1784.
Erupsi ini menghasilkan sekitar 14,7 km³ lava dan melepaskan sekitar 122 megaton sulfur dioksida ke atmosfer. Terdiri atas 10 episode erupsi utama, bencana ini menyemburkan kolom gas dan abu hingga ketinggian 9-13 km hingga mencapai lapisan troposfer atas dan stratosfer bawah.
Dampak letusan ini sangat mengerikan. Bencana tersebut menyebabkan munculnya kabut belerang yang sangat tebal, atau sering disebut sebagai 'kabut kering' . Kabut beracun ini menyelimuti belahan bumi utara selama lebih dari 5 bulan.
Di Eropa, kabut belerang ini memicu berbagai masalah kesehatan, mulai gangguan pernapasan, sakit kepala, serangan asma, hingga lonjakan angka kematian di beberapa wilayah.
Tak hanya itu, pada Juli 1783, suhu melonjak sangat panas akibat anomali sirkulasi udara. Periode ini bahkan tercatat sebagai rekor musim panas terpanas dalam catatan sejarah Eropa Barat.
Sebaliknya, musim dingin periode 1783-1784 menjadi salah satu yang paling ekstrem dan mematikan di Eropa dan Amerika Utara. Suhu tahunan global pun turun sekitar 1,3°C selama 2-3 tahun berikutnya.
Di Islandia, letusan ini memicu kelaparan hebat yang menewaskan sekitar 20% populasi penduduk. Selain itu, lebih dari 60% hewan ternak di negara tersebut mati akibat keracunan fluorosis kronis dari abu vulkanis yang menempel di rumput.
Letusan Gunung Laki pun tercatat sebagai salah satu bencana vulkanis paling mengerikan dalam sejarah dunia yang sukses mengacaukan iklim global pada masanya.
Lihat juga Video: Penampakan Gunung Berapi di Islandia Meletus Lagi, Muntahkan Lava
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Rusdi Kirana Pastikan PKB Tempatkan Rakyat Sebagai Pusat Pembangunan
Selanjutnya: Perkuat Ketahanan Pangan, Gubernur Lampung dan Pangdam XXI/Radin Inten Ikuti Panen Raya TNI Serentak
Mungkin Anda suka
- Kisah Dedi, WNI yang Baru Kuliah Kedokteran Gigi di Jerman pada Usia 30 Tahun
- Regulasi Berbelit, Prabowo Minta Single National Identity Card Segera Dieksekusi
- Pilu Ibu dan Anak Tewas Tertabrak KA Pandalungan di Tambun Selatan
- BNPP Pertahankan Opini WTP BPK, Realisasi Anggaran Tembus 99,38 Persen
- Bupati Agam: Trase Baru Tol Sicincin-Bukittinggi Akan Dibahas Lagi jika Ditolak Masyarakat
- Ada Hidden Gem Buat Warga Santai-Olahraga di Jaksel, tapi Harus Lewati TPU
- Tinggalkan Motor di TKP Saat Beraksi, Pelaku Curanmor di Bekasi Ditangkap
- Adukan Anggota Pansus Hak Angket DPRD, Masyarakat Gowa Diperiksa Bareskrim
- Memanas! AS Bombardir Penyimpanan Rudal Iran Selama 90 Menit