Penyebab Kebakaran Rumah dan Lapak Kayu di Bekasi Masih Diselidiki
Waktu:2026-07-30 05:51:55 Sumber:BeritaDibaca (143)

"Kalau dugaan sementara kami belum tahu. Masih dalam penyelidikan kepolisian. Saat ini masih proses pemadaman," kata Komandan Regu Pleton 3 Disdamkarmat Kabupaten Bekasi, Bohir, saat ditemui di lokasi, Rabu.
Untuk mengendalikan kobaran api, Disdamkarmat Kabupaten Bekasi mengerahkan puluhan personel beserta sejumlah armada pemadam kebakaran.
Pada tahap awal, empat unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi.
Seiring besarnya kobaran api, armada kemudian ditambah dengan bantuan dari Pos Cikarang Selatan, Pos Pemda, dan TNI sehingga total sekitar delapan unit mobil pemadam dikerahkan.
"Ada bantuan armada dari Pos Cikarang Selatan, Pos Pemda, serta bantuan dari TNI sehingga total sekitar delapan unit," ujar Bohir.
Meski demikian, upaya pemadaman sempat terkendala kemacetan lalu lintas karena kebakaran terjadi bertepatan dengan jam pulang kerja.
"Kendala terbesar adalah kemacetan. Armada dari Mako Cikarang Barat dan Stadion Wibawa Mukti sempat terhambat di jalan," kata dia.
Kemacetan di Jalan Raya Kedungwaringin bahkan mengular hingga lebih dari lima kilometer sehingga mobil-mobil pemadam harus berjuang menembus kepadatan kendaraan untuk mencapai lokasi kebakaran.
"Saat ini proses pemadaman masih berlangsung. Kami juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala," ujar Bohir.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, sebagian area yang terbakar telah berhasil dipadamkan. Namun, puing-puing bangunan yang hangus masih berserakan, sementara kepulan asap terus membumbung dari sejumlah titik.
Dua unit mobil yang ikut terbakar tampak hanya menyisakan kerangka. Sementara itu, tumpukan kayu dan palet masih membara sehingga petugas terus menyemprotkan air untuk mencegah api kembali membesar.
Di tengah proses pemadaman, aliran listrik di kawasan terdampak juga dipadamkan guna mendukung operasi pemadaman sekaligus mengantisipasi potensi bahaya bagi petugas maupun warga sekitar.
Sebelumnya: Prabowo Sebut Menterinya Banyak yang Masuk RS karena Kerja Keras
Selanjutnya: Warga Tangkap Pelaku Curanmor yang Bawa Airsoft Gun di Tanjung Priok Jakut
Mungkin Anda suka
- Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Diminta Cium Kaki Orangtua, PPIS Unesa Beri Penjelasan
- Buaya Terlihat di Spot Diving, Balai TN Komodo Minta Wisatawan Waspada
- Kesaksian Aah dan Iin, Korban Tsunami Pangandaran: Dua Tahun Hidup di Tenda Pengungsian
- Kronologi 2 Anggota DPRD Riau Cekcok hingga Berujung Baku Hantam Massa Simpatisan
- Regulasi Berbelit, Prabowo Minta Single National Identity Card Segera Dieksekusi
- Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaan Telur Cokelat dan Telur Putih
- Generasi Sandwich Hadapi Tekanan Finansial, Kesiapan Keuangan Jadi Sorotan
- Prabowo di Puncak Harkopnas: Muka Kalian Bukan yang Bawa Lari Uang ke LN
- Ditolak Atletico Madrid, Barcelona Akan Kembali Tawar Julian Alvarez