Polisi Olah TKP Kasus Warga Depok Diteror Tetangga hingga Pagar Rusak
Waktu:2026-09-13 06:14:21 Sumber:WisataDibaca (143)

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara kasus dugaan perusakan rumah warga Pancoran Mas, Kota Depok. Rumah milik Azis Suraji itu kerap dilempari barang-barang hingga pagar dirusak.
"Petugas telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta memeriksa Pelapor dan sejumlah saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan," demikian keterangan Polres Metro Depok di akun Instagram @polresmetrodepok, Sabtu .
Polisi masih mendalami kasus ini secara cepat, transparan, dan akuntabel. Polisi ingin memastikan masyarakat mendapatkan rasa aman.
"Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman dengan memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan. Seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, objektif dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," katanya.
Tim Jaguar Presisi Polres Metro Depok juga sudah mendatangi rumah korban yang diduga menerima intimidasi atau teror dari tetangganya.
Sebelumnya, rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria melempar helm ke rumah tetangga di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat , viral di media sosial . Polisi menyelidiki kasus tersebut.
Dari video yang beredar di media sosial, Kamis , terlihat seorang pria mondar-mandir menggunakan motor di depan pagar rumah korban. Kemudian, pria tersebut melemparkan helm dengan kencang ke dalam rumah korban.
Pada hari yang berbeda, tampak pria itu yang sama sempat membuang sampah ke rumah korban. Sejumlah warga berusaha melerai aksi pria tersebut, tapi muncul keributan.
Dimintai konfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka membenarkan korban telah membuat LP pada Rabu . Nomor LP terigester LP/B/1531/VII/2026/SPKT/POLRES METRO DEPOK.
"Iya, baru buat LP semalam," ujar AKBP Made saat dimintai konfirmasi, Kamis .
Anak Suraji, Novita , menceritakan tetangganya kerap berulah di depan rumahnya. Novita mengatakan pagar rumahnya rusak ditendang tetangganya pada Rabu .
"Itu barusan yang tanggal 15 yang kemarin. Itu baru. kaki, ditendang," kata Novita ditemui di rumahnya, Jumat .
Novita mengaku keluarganya juga pernah diteror tetangganya yang membawa golok saat Lebaran lalu. Novita menjelaskan keluarganya juga hampir setiap hari diganggu secara verbal.
"Sampai pas Lebaran aja pernah kita dibawain golok. Keluarga lagi pada kumpul di rumah, dibawain golok. Banyak saksi hidup, keluarga saya masih pada hidup. Sayangnya belum ada CCTV," katanya.
"Kalau untuk verbal itu hampir setiap hari kalau verbal ya," tambahnya.
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: PM Israel Dukung Argentina di Final Piala Dunia, Sebut Presiden Milei Sahabat
Selanjutnya: BP dan ConocoPhillips Siap Gelontorkan Investasi Miliaran Dollar AS ke Irak
Mungkin Anda suka
- Kuda Nil Moo Deng Ramal Final Piala Dunia 2026, Siapa yang Lolos?
- Ortu Remaja Sidoarjo Bugil Saat Terima Pesanan Ojol Buka Suara
- Nasihat Umur Panjang dari Centenarian Asal Isle of Man: Jangan Melakukan Sesuatu secara Ekstrem
- Profil Timnas Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026 Lawan Spanyol
- Terlilit Pinjol, Istri Sakit, Ibu Meninggal: Tekanan Berlapis Peneror Bom SDN Srengseng Sawah
- Terungkap 'Taufik Hidayat' Cikarang hingga Pelaku Ditangkap
- Profil Timnas Spanyol Jelang Final Piala Dunia 2026 Lawan Argentina
- Pemkot Depok Terbitkan SE Imbau Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
- Kebiasaan Tidur Sehat Bisa Bikin Perempuan Hidup 2,4 Tahun Lebih Lama