Diterpa Longsor, Masjid hingga Rumah Warga di Gegerkalong Bandung Hancur
Waktu:2026-09-13 07:05:47 Sumber:KesehatanDibaca (143)

Longsor terjadi di Kelurahan Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat . Empat bangunan dilaporkan hancur akibat diterjang longsor.
Dilansir detikJabar, Sabtu , keempat bangunan yang hancur adalah masjid, madrasah, dan dua rumah warga. Garis pengaman juga terpasang di lokasi.
Madrasah mengalami kerusakan yang besar setelah nyaris seluruh bangunannya ambrol ke bawah. Sementara dua rumah warga hancur di bagian dapur dan kamar mandinya, sementara kondisi masjid mengalami jebol di bagian tembok pinggirnya sehingga tidak bisa digunakan untuk ibadah.
Longsor terjadi pada Senin malam. Wakil Wali Kota Bandung Erwin sudah meninjau langsung lokasi tersebut dan sedang mencarikan opsi bantuan proses pembangunan kembali.
"Sekarang kita coba atasi masyarakat yang di rumah itu. Kita bantu dari Dinas Sosial, terus pembangunan dari DPKP, dibantu juga dari Baznas, dan ada pihak swasta yang Alhamdulillah mau kolaborasi untuk renovasi itu," kata Erwin.
Dari pengamatan sepintas, longsor terjadi karena empat bangunan itu hanya ditopang tiang coran yang kurang memadai. Sementara di bawahnya, dibiarkan kosong sehingga membebani tiang penopang bangunan.
Baca selengkapnya di sini.
Sebelumnya: Bola Jadi Cermin Bangsa: ‘Sosiologi’ Final Piala Dunia 2026
Selanjutnya: Prediksi Skor Robbie Gaspar untuk Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina, Jagokan Siapa?
Mungkin Anda suka
- Paradoks Akreditasi Kampus di Era Disrupsi
- Begini Cara BRI Permudah Layanan Keuangan WNI di Taiwan
- Riset Terbaru BRIN Ungkap Tata Kota Majapahit di Trowulan
- Weda Bay Nickel Reklamasi 223 Hektare Lahan Pascatambang
- Israel Ubah Status Buaya, Kini Bisa Digunakan untuk Cegah Tahanan Kabur
- Tanggal 18 Juli Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya
- Bukan Cuma Megah, Venue Final Piala Dunia Punya Predikat Stadion Hijau
- Menhut Tak Ikut Rapat di DPR, Waka Komisi IV: Beliau Izin Umrah
- Skandal Ujian Promosi PNS, Hampir 6.000 Pegawai Terancam Dihukum