Gempa M 5,1 Guncang Peru, 5 Orang Tewas
Waktu:2026-07-30 05:05:39 Sumber:BisnisDibaca (143)

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 terjadi di wilayah Andes Peru. Gempa tersebut menewaskan lima orang.
"Gempa bumi berkekuatan 5,1 di wilayah Andes Peru menewaskan lima orang," kata para pejabat Peru dilansir AFP, Minggu .
Gempa yang terjadi Sabtu malam itu melukai 21 orang lainnya saat mengguncang kota Chongos Bajo sekitar 300 kilometer timur Lima. Kedalaman episentrum gempa dilaporkan 24 km .
"Karena pusat gempa berada di kedalaman dangkal dan banyak rumah di daerah itu terbuat dari tanah liat atau campuran kayu, rotan, dan lumpur yang disebut 'quincha,' beberapa kota mengalami kerusakan yang signifikan," kata Jenderal Luis Vasquez, direktur Institut Pertahanan Sipil Nasional.
"Empat puluh delapan rumah hancur dan 300 orang kehilangan tempat tinggal," tambahnya.
Peru terletak di kawasan yang disebut cincin api Pasifik -- busur aktivitas seismik intens yang membentang dari Jepang melalui Asia Tenggara dan melintasi cekungan Pasifik.
Para seismolog mengatakan Peru mengalami setidaknya 400 gempa bumi per tahun, tiga perempat di antaranya sangat lemah sehingga orang tidak merasakannya.
Sebelumnya: Dibanding Usia iPhone, Lebih Lama Orang Ini Kerja di Apple
Selanjutnya: Di Balik Gugurnya Serda Hengki, Kakak Kenang Cita-cita Jadi Tentara Sejak SMA
Mungkin Anda suka
- Vienna Naikkan Pajak Wisata di Tengah Lonjakan Turis
- Kota Ini Catat 0 Korban Tewas Akibat Kecelakaan dalam Setahun, Apa Rahasianya?
- Khofifah Telat Hampir 2 Jam ke Pasar Murah, Warga Pamekasan Sabar Menunggu demi Sembako Murah
- Cara Nonton Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 via Live Streaming dan TVRI, Kickoff 02.00 WIB
- Gunung Karangetang Sulut Erupsi, Lontarkan Material Pijar
- Tawuran Remaja Pecah di Medan Labuhan, Satu Pria Tewas Tertembak pada Wajah
- Bahlil Ajak Kader MKGR Beri Masukan ke Pemerintah, Singgung Masalah MBG
- Selat Hormuz dan Rapuhnya Kesepahaman Gencatan Senjata AS-Iran
- Pelaku Bom Rakitan di Padang Belajar dari Internet, Polisi Tegaskan Bukan Jaringan Teror dan “Lone Wolf”