Prabowo: Kalau Kita Perkuat Koperasi Bukan Berarti Lemahkan yang Lain
Waktu:2026-09-13 06:41:32 Sumber:WisataDibaca (143)

Presiden Prabowo Subianto menegaskan koperasi merupakan salah satu soko guru perekonomian nasional. Ia menyatakan, langkah Pemerintah Indonesia dalam memperkuat koperasi bukan berarti akan memperlemah unsur ekonomi lainnya.
"Kalau kita memperkuat koperasi, bukan berarti kita akan memperlemah yang lain. No!" ujar Prabowo dalam acara Puncak Hari Koperasi Nasional di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu .
Prabowo meyakini Indonesia bisa tumbuh kuat di semua lini. Ia percaya Indonesia mampu bangkit menjadi negara yang mandiri.
"Kita perkuat, Indonesia kaya, Indonesia akan bangkit, dan Indonesia akan mampu memperkuat semua kekuatan di Republik Indonesia ini," tegas Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo menyentil pihak-pihak yang masih ragu dengan masa depan bangsa. Ia bahkan mempersilakan mereka yang memandang masa depan Indonesia suram untuk mencari negara lain sebagai tempat tinggal.
"Yang ragu-ragu, duduk di rumah saja. Yang merasa Indonesia suram, silakan kalau mau cari negara lain, tidak ada yang melarang," ucap Prabowo.
Simak juga Video Prabowo Puji Kabinet Merah Putih: Putra-putri Terbaik Indonesia
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Gempa M 7,3 di Meksiko Picu Peringatan Tsunami
Selanjutnya: 3 Kondisi yang Memperbolehkan Ganti Foto KTP-el, Apa Saja?
Mungkin Anda suka
- Komisi IX DPR Siapkan Panja Tata Kelola MBG, Fokus Benahi Roadmap
- Bupati Majalengka Optimistis Masa Depan Bandara Kertajati Cerah Saat Jadi Pusat Industri Dirgantara
- Polda Riau Bongkar Sawmill Ilegal di Kampar, Ratusan Kayu Illegal Logging Disita
- Kapolda Riau Kunjungi Kajati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
- Pelatihan Guru hingga Renovasi Sekolah, Alazka Care Genjot Pemerataan Pendidikan
- Gangguan Layanan Air PAM Semestinya Diikuti Diskon Tagihan Pelanggan
- Baku Tembak di Festival Toronto: 2 Orang Tewas, 4 Terluka
- Weda Bay Nickel Reklamasi 223 Hektare Lahan Pascatambang
- Legenda Spanyol Justru Berharap Hadapi Inggris di Final Piala Dunia, Mengapa?