Disekap Pacar, Wanita di Bekasi Alami Luka-luka di Wajah dan Tangan
Waktu:2026-07-30 05:02:55 Sumber:PendidikanDibaca (143)

Seorang wanita berinisial TS menjadi korban penyekapan dan penganiayaan oleh pacarnya, S, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat . Korban mengalami luka pada bagian wajah dan tangan.
"Korban mengalami luka lebam pada bagian wajah dan tangan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangan kepada wartawan, Kamis .
Budi mengatakan korban berhasil melarikan diri melalui jendela. Hal itu dilakukan ketika pelaku sedang meninggalkan tempatnya.
"Ketika Terlapor meninggalkan tempat tinggal, korban keluar melalui jendela dan melaporkan peristiwa tersebut kepada Polres Metro Bekasi," bebernya. "Berdasarkan keterangan awal, korban dan Terlapor diketahui menjalin hubungan sejak April 2025," ungkapnya.
Total ada dua orang terlibat dalam kasus ini. Satu pelaku inisial HSLT telah diamankan petugas, sementara pacar korban inisial S yang merupakan pelaku utama masih diburu.
"Iya benar , itu pelaku utamanya yang masih kita kejar," kata Kasat Reskrim AKBP Jerico Chandra.
Lihat juga Video: Kondisi Pilu Wanita yang Disekap Pacar 3 Tahun: Sulit Bicara-Melihat
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Jangan Taruh HP Sembarangan di Tempat Ini agar Tak Cepat Rusak
Selanjutnya: Satgas PRR Matangkan Persiapan Pembangunan Huntap di Aceh Timur
Mungkin Anda suka
- Dikecam Sana-sini, Hotman Paris 2 Kali Minta Maaf Usai Konpers Kasus Febrie
- IPW Apresiasi Sikap Prabowo soal Penanganan Kasus Febrie Adriansyah
- 2 Link Live Streaming Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 dan Cara Nonton Gratis di TVRI
- Pengemudi Ojek Ditembak Maling Motor Saat Coba Tangkap Pelaku di Matraman Jaktim
- DPRD DKI Kawal Penerbitan Sertifikat Tanah PTSL yang Bertahun-tahun Tertunda
- AS Alihkan 2 Kapal Komersial Coba Terobos Blokade Iran
- Korban Tewas Tabrakan Beruntun 9 Kendaraan di Sibolangit Jadi 4 Orang
- Christian Sugiono dan GB Sanitaryware Hadirkan Bak Cuci Piring Terintegrasi
- FDA Izinkan 20 Varian ZYN Dipasarkan dengan Klaim Risiko Rendah dari Rokok