Pabrik Sandal Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Hitam Membubung Tinggi
Waktu:2026-09-13 06:14:52 Sumber:OtomotifDibaca (143)

Pabrik sandal di Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar, Jawa Tengah, terbakar hebat. Lima mobil pemadam kebakaran dan BPBD Kabupaten Karanganyar diterjunkan untuk memadamkan api.
Dilansir detikJateng, Minggu , api tampak membakar sisi barat pabrik. Kepulan asap hitam membubung tinggi.
Mobil pemadam kebakaran dari beberapa kabupaten sekitar juga dikerahkan membantu pemadaman api. Kapolsek Kebakkramat, Iptu Marindra Prasya, mengatakan peristiwa kebakaran dilaporkan oleh pihak keamanan pabrik sekitar pukul 08.45 WIB.
"Ada laporan dari sekuriti PT Porto, yaitu pabrik sandal di Kebakkramat. Ada percikan api di sisi barat gedung tempat pembuatan sandal," kata Marindra.
Dia mengatakan api diduga berasal dari gudang produksi dan penyimpanan bahan baku. Dia menduga ada percikan api di tempat penyimpanan biji plastik.
"Ada percikan api di atas gedung pembuatan maupun penyimpanan biji plastik. Yang terbakar bagian gudang, yaitu tempat pembuatan sandal dan penyimpanan biji plastik untuk bahan baku," jelasnya.
Simak selengkapnya di sini.
Lihat juga Video: Kebakaran Hebat Melanda Pabrik Sandal di Medan
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Gerebek Bengkel di Blitar, Polisi Temukan Rekannya Konsumsi Sabu
Selanjutnya: 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Mungkin Anda suka
- Kisah 3 Napiter Eks JI di Semarang yang Kini Berikrar Setia kepada NKRI
- Celoteh Hotman Paris ke Jurnalis Berujung Permintaan Maaf
- Awal Mula Pria di Depok Challenge Bocah Makan Cabai dan Masuk Freezer
- OJK: Dana SAL Tak Lagi Diperdebatkan, Penarikan di Himbara Dilakukan Bertahap
- Pemulihan Bencana, 3 Menteri Bergantian Datangi Tanah Gayo dalam Sepekan
- Adidas Berjaya di Final Piala Dunia 2026, Saham Nike Makin Tertekan
- Duduk Perkara Korupsi Modal Proyek Batu Bara Rugikan Negara Rp 38,9 M
- Kuasa Hukum Eks Dirut Bank Bengkulu: Klien Kami Pidana Perbankan bukan Korupsi
- Marak Kepala Daerah Kena OTT KPK, Mendagri Ingatkan Pemimpin Jaga Integritas