Demi Nonton Piala Dunia, Pasien Puskesmas di Polman Sulbar Kabur Bawa Infus
Waktu:2026-07-30 05:02:57 Sumber:OlahragaDibaca (143)

Seorang pasien berinisial W, nekat kabur dari Puskesmas Pambusuang di Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar), dengan membawa infus yang masih melekat di tangannya demi menonton laga semifinal piala dunia timnas Argentina melawan Inggris.
Kepala Puskesmas Pambusuang dokter A. Vita mengatakan bahwa pasien tersebut kabur dari puskesmas pada Rabu (15/7/2026) malam sekitar pukul 21.00 Wita.
Pasien itu baru diketahui tidak berada di ruangan perawatan ketika tenaga medis hendak memberikannya obat.
"Sekitar jam 9 malam keluarganya cari dan perawat juga mau pemberian obat. Dikira keluarganya ada di toilet setelah dicari tidak ada," kata Vita kepada Kompas.com, Jumat (17/7/2026).
Kabur dengan berjalan kaki
Vita menambahkan bahwa W kabur ke rumahnya dengan cara berjalan kaki.
Infus yang berada di tangannya dibungkus dengan sarung untuk menghindari kecurigaan warga.
W mengira pertandingan timnas Argentina melawan Inggris terjadi pada Rabu malam. Namun ternyata laga Messi cs itu baru terjadi di Kamis dini hari waktu Indonesia tengah.
"Info dari teman begitu karena bukan saya yang jaga saat itu. Dia pikir mainnya di awal waktu ternyata subuh," ujar Vita.
Jadwal tanding Argentina
Petugas puskesmas dan keluarga langsung mencari W ke rumahnya.
Begitu mengetahui jadwal tanding Argentina di waktu subuh, W pun kembali ke puskesmas dengan dijemput petugas, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 23.00 Wita.
W sendiri kata Vita dirawat puskesmas setelah mengalami diare. Namun kini, W sudah meninggalkan puskesmas setelah kondisinya membaik, Kamis (16/7/2026).
"Pagi saat visit dokter pasien sudah membaik dan dipulangkan," kata Vita.
Sebelumnya: Kronologi Bus Sinar Jaya Terguling di Brebes, Hantam Jembatan lalu Tabrak Truk
Selanjutnya: Pria di Bandung Tewas Ditusuk Saat Tagih Utang Rp 200 Ribu
Mungkin Anda suka
- Ngerinya Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang
- BGN Lapor ke DPR: Bicara WTP BPK di Era Dadan hingga Ungkap Daftar Utang
- Studi Fosil Terbaru Bantah Teori Lama soal Evolusi Manusia
- Kecelakaan Motor vs Truk di Lombok Tengah, Tiga Anak di Bawah Umur Meninggal
- Bukan Cuma Megah, Venue Final Piala Dunia Punya Predikat Stadion Hijau
- NotebookLM Resmi Berganti Nama, Kini Masuk Keluarga Gemini
- China Tinggalkan Properti, AI dan Robot Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
- Polisi Uji Kandungan Air dan Gas di Gorong-gorong Cipayung Jaktim Usai Tiga Pekerja Tewas
- Senangnya Aira Bocah SD Pekanbaru Dapat Merchandise Bibit Pohon di RBR 2026