Pramono Persilakan ASN DKI Nonton Final Piala Dunia 2026, Asal Kinerja Tak Berkurang
Waktu:2026-09-13 07:04:08 Sumber:WisataDibaca (143)

“Kalau ada ASN Jakarta yang nonton ya monggo-monggo saja. Yang penting kerjanya jangan kemudian berkurang walaupun ini pertandingannya dini hari ya. Termasuk nanti ada di JIS yang rencana nonton bareng. Menurut saya monggo-monggo saja,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat (17/7/2026).
Menurut Pramono, pertandingan final antara Argentina dan Spanyol menjadi momen yang menarik, terlebih laga tersebut mempertemukan dua bintang sepak bola dunia, yakni Lamine Yamal dari Spanyol dan Lionel Messi dari Argentina.
Ia pun memaklumi apabila sejumlah ASN ingin menyaksikan pertandingan tersebut.
“Ini juga ada sejarah bahwa di Spanyol itu ada Yamal yang dulu pernah dimandiin Messi. Jadi cerita tentang final bola kali ini sangat epik sekali, sehingga kalau ada ASN yang nonton ya monggo,” ungkapnya.
Sementara itu, Pramono pun mengaku menjagokan Argentina untuk menjadi pemenang dalam pertandingan tersebut.
“Kenapa? Yang pertama semua orang melihat pertandingan kemarin terakhir ketika Argentina melawan Inggris, tujuh menit terakhir itu menurut saya luar biasa. Kalau dulu ada tangan Tuhan, sekarang ada kaki Messi yang dua kali assist yang terjadi gol menurut saya luar biasa,” papar Pramono.
Sebelumnya: Cegah Korupsi dan Sengketa Hukum, Bupati Bulungan Bekali 74 Kepala Desa lewat Retreat Kepemimpinan
Selanjutnya: Antrean BBM di Medan Mulai Berkurang, Kurir: Tak Separah Sebelumnya
Mungkin Anda suka
- [HOAKS] Mahfud MD Informasikan Program Dana Bantuan Pensiun 2026
- Kronologi Penangkapan Admin "TheKerupuk" gara-gara Meme, Diadang 10 Orang Saat Mau Makan
- Kalah Terhormat dari Kodai, Alwi Farhan Alihkan Fokus Tatap China Open
- Kronologi Pendaki Gunung Merbabu Meninggal Diduga akibat Henti Jantung
- Shin Tae-yong Buka Suara Terkait Kondisi Pemain Anyar Persija Jakarta
- Sebelum Tabrak Truk di Tol Malang-Pandaan, Pengemudi CR-V Sempat Diklakson Rombongan
- Pigai Usul RUU Masyarakat Adat Tidak Dibenturkan dengan UU Kehutanan
- Gus Ipul Jamin Prabowo Tak Ikut Campur di Muktamar PBNU
- Berkaca Dari Kecelakaan Maut di Pantura Indramayu, Mobil Pikap Dilarang untuk Angkut Penumpang