Pramono Persilakan ASN DKI Nonton Final Piala Dunia 2026, Asal Kinerja Tak Berkurang
Waktu:2026-07-30 05:05:52 Sumber:WisataDibaca (143)

“Kalau ada ASN Jakarta yang nonton ya monggo-monggo saja. Yang penting kerjanya jangan kemudian berkurang walaupun ini pertandingannya dini hari ya. Termasuk nanti ada di JIS yang rencana nonton bareng. Menurut saya monggo-monggo saja,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat (17/7/2026).
Menurut Pramono, pertandingan final antara Argentina dan Spanyol menjadi momen yang menarik, terlebih laga tersebut mempertemukan dua bintang sepak bola dunia, yakni Lamine Yamal dari Spanyol dan Lionel Messi dari Argentina.
Ia pun memaklumi apabila sejumlah ASN ingin menyaksikan pertandingan tersebut.
“Ini juga ada sejarah bahwa di Spanyol itu ada Yamal yang dulu pernah dimandiin Messi. Jadi cerita tentang final bola kali ini sangat epik sekali, sehingga kalau ada ASN yang nonton ya monggo,” ungkapnya.
Sementara itu, Pramono pun mengaku menjagokan Argentina untuk menjadi pemenang dalam pertandingan tersebut.
“Kenapa? Yang pertama semua orang melihat pertandingan kemarin terakhir ketika Argentina melawan Inggris, tujuh menit terakhir itu menurut saya luar biasa. Kalau dulu ada tangan Tuhan, sekarang ada kaki Messi yang dua kali assist yang terjadi gol menurut saya luar biasa,” papar Pramono.
Sebelumnya: Pesan Kapolda di Riau Bhayangkara Run: Jaga Alam untuk Generasi Penerus Kita
Selanjutnya: Spanyol Juara Dunia, Gimana Analisis Laga Final Vs Argentina?
Mungkin Anda suka
- Anggota DPR Usul Refocusing MBG: Prioritaskan Balita hingga SMP, Evaluasi Siswa SMA
- Sambut HDI 2026, DWP Kemensos Gelar Beauty Class untuk Pegawai Perempuan
- Jamkrindo Catat Penjaminan Rp 139,6 Triliun hingga Juni 2026, Jangkau 2 Juta Pelaku Usaha
- Bos Kargo Beri Kartu Kredit ke Anak Buah Buat Bayar Karaoke Pejabat Bea Cukai
- PWI Polisikan Hotman Paris Buntut Ucapan 'Lu Punya Otak Nggak'
- Pierluigi Collina Ungkap Sulitnya Pilih Wasit dan Jawab Kontroversi VAR
- Pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu Pemkot Pangkalpinang Wajib Lampirkan Pelunasan Pajak Kendaraan
- Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah, 2 Tersangka Diperiksa Polda NTB
- Media Asing Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Kredibilitas Antikorupsi Indonesia Dipertanyakan