Pascaledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Pelaku Akan Jalani Sisa Pendidikan di Sekolah Lain
Waktu:2026-07-30 05:00:46 Sumber:BeritaDibaca (143)

Guna memudahkan proses pendidikan R selama menjalani proses hukum dan rehabilitasi, Kemenag Padang akan menitipkan R di sekolah lain.
“Rencana kami akan menitipkan di MAN 2 Kota Padang, menimbang lokasi antara Balpelkes dan sekolah,” ujar Yasril.
Penitipan ini menurut Yasril akan berlangsung sampai R menamatkan pendidikan.
Mengingat saat ini R sudah duduk di kelas XII sehingga proses pemindahan menjadi sulit.
Kendati bersekolah di MAN 2 Kota Padang, R nantinya akan tetap menerima ijzah dari MAN 3 Kota Padang (sekolah asal).
R Sempat Minta Pindah Sekolah
Yasril menyebut, tindakan penitipan ini juga menyambung keluhan dari R pada orangtuanya saat masih duduk di kelas XI.
Keluhan tersebut baru diketahui pihak Kemenag dan sekolah setelah adanya assesment dari Densus 88 ke rumah R.
“Kami baru tahu juga dari data Densus 88, ternyata R sudah mendapat tekanan psikologis sejak kelas XI hingga minta pindah sekolah,” tuturnya.
Menurutnya permintaan R pada orang tua yang tidak tersampaikan ke pihaknya, merupakan bentuk buruknya komunikasi antara orang tua dan sekolah.
Komunikasi serupa ini turut menjadi sorotan oleh pihaknya, karena berdampak pada psikologis R yang akhirnya melakukan tindak pengeboman untuk balas dendam.
Perundungan Jadi Pemicu Aksi Peledakan Bom Rakitan
Yasril juga menegaskan bahwa tindakan dari R murni merupakan akumulasi dari aksi perundungan diterimanya sejak lama.
Akumulasi itu membuatnya melakukan balas dendam pada pelaku perundungan yang merupakan teman sekelasnya.
“Jadi kalau ada yang bilang terafiliasi kelompok teroris itu tidak benar. Ini murni dampak dari tindak perundungan,” ujarnya.
Sebelumnya: Tri Tito Sebut Sinergi Pemda-TP PKK Percepat Program Prioritas di Grassroots
Selanjutnya: Mekeng: Obligasi Daerah Bukan Barang Baru, AS-Jepang Sudah Terbitkan
Mungkin Anda suka
- Mitsubishi XForce Hybrid Masuk Grup Neraka, Bagaimana Peluangnya?
- Jangan Terburu-buru Hakimi, Tragedi Cipayung Harus Diusut Secara Objektif
- Diduga Angkut BBM Ilegal, Minibus Meledak dan Hanguskan Dua Rumah di Polewali Mandar
- Senyum Ibu Yurmina di Balik Dinding Rumah yang Kokoh Direnovasi Warga Binaan
- Modus Petani di Kendari Sultra Perkosa Perempuan Disabilitas, Beraksi sejak 2024
- Komisi III DPR Pastikan KPK Ikut Supervisi Usut 3 Kasus Korupsi Jerat Febrie
- Febrie Adriansyah Tersangka Dilimpahkan ke Kejagung, Ini Alasannya
- Wali Kota Pekanbaru Yakin Argentina Melenggang ke Final
- Hasil Otopsi Sementara Dokter PPDS yang Ditemukan Tewas di Semak RSUD Siak: Ada Memar di Kepala