Arus Peti Kemas IPC TPK Naik 7 Persen pada Semester I 2026, Tembus 1,82 Juta TEUs
Waktu:2026-07-30 05:43:59 Sumber:TeknologiDibaca (143)

Peningkatan throughput ditopang oleh tingginya aktivitas bongkar muat di sejumlah terminal utama. Terminal Panjang, Lampung, mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 17,4 persen, disusul Terminal Tanjung Priok yang tumbuh 7,9 persen dan Terminal Pontianak sebesar 3,8 persen. Ketiga terminal tersebut menjadi kontributor utama kenaikan arus peti kemas selama semester pertama 2026.
Tren positif juga berlanjut pada kinerja bulanan. Pada Juni 2026, arus peti kemas IPC TPK mencapai 325.017 TEUs atau meningkat 11,5 persen dibandingkan Juni 2025 yang sebesar 291.465 TEUs.
Kenaikan tersebut kembali dipimpin Terminal Panjang dengan lonjakan throughput sebesar 73,7 persen. Sementara itu, Terminal Tanjung Priok mencatat pertumbuhan 10,8 persen dan Terminal Palembang meningkat 9,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut IPC TPK, meningkatnya arus peti kemas menunjukkan aktivitas logistik dan distribusi barang yang semakin kuat di berbagai daerah. Capaian tersebut juga mencerminkan efektivitas pengelolaan terminal dalam menjaga kelancaran layanan bongkar muat di tengah meningkatnya permintaan jasa kepelabuhanan.
Daniel mengatakan momentum pertumbuhan tersebut menjadi penyemangat bagi perusahaan untuk terus meningkatkan standar operasional dan kualitas layanan.
"Momentum pertumbuhan di pertengahan tahun 2026 ini sekaligus menjadi kado indah dalam menyambut hari jadi IPC TPK yang ke-13. Sejalan dengan tema HUT kami tahun ini, yaitu '13 Years of Excellence: Elevating Operational Standards & Service Quality'. Kami berharap pencapaian positif ini memacu semangat seluruh insan korporasi untuk terus menaikkan standar operasional dan meningkatkan kualitas pelayanan," sebut Daniel.
Sebelumnya: Rahmat Dimas Pembunuh Ojol di Tangerang Ditetapkan Sebagai Tersangka
Selanjutnya: Hotman: Febrie Tak Tahu Ada Renovasi untuk Tempat Uang di Rumah Sentul
Mungkin Anda suka
- Mantan Perawat Jepang Diduga Bunuh Pasien dengan Mencampurkan Feses ke Infus
- Mentan Lapor ke Prabowo Petani Sudah Tak Menjerit Lagi Usai Impor Tetes Tebu Dihentikan
- Setahun Diuji, Ini Alasan Baterai Solid-State Belum Dipakai ke Mobil
- SMA Unggul Garuda Baru Mulai Beroperasi, Kemendikti Sambut Siswa di Konawe Selatan dan Bulungan
- Studi: Mayoritas Karhutla Besar di Asia Tenggara Berasal dari Banyak Titik Api
- BGN Lapor ke DPR: Bicara WTP BPK di Era Dadan hingga Ungkap Daftar Utang
- Mal-mal Surabaya Dipagari Besi Tinggi, Pengelola: Murni Penataan
- Ada Konser Akbar di Monas, 13 KA Keberangkatan Gambir Bisa Naik dari Stasiun Jatinegara
- Pakar Nilai Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Calon Belum Diperiksa