Alasan Persib Bandung Rekrut Mariano Peralta dari Borneo FC
Waktu:2026-07-30 05:04:34 Sumber:OtomotifDibaca (143)

Menurutnya, keputusan ini diambil berdasarkan kebutuhan tim pelatih yang memerlukan sosok penyerang dengan mobilitas tinggi dan kemampuan tajam di depan gawang lawan.
“Tim pelatih Persib membutuhkan pemain dengan karakter menyerang yang memiliki mobilitas tinggi, kecepatan, serta mampu mengonversi peluang menjadi gol secara efektif,” ujar Adhitia dikutip dari Antara, Minggu (19/7/2026).
“Berdasarkan hasil evaluasi, Mariano Peralta memiliki kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tim,” lanjutnya.
Menjaga Kedalaman Skuad
Selain kualitas individu, langkah di bursa transfer ini juga bertujuan untuk memperkuat kedalaman tim.
Adhitia menekankan bahwa manajemen ingin memastikan skuad memiliki materi pemain yang memadai untuk menghadapi padatnya jadwal pertandingan, baik di kompetisi domestik maupun agenda di level Asia.
“Persib membangun skuad yang tidak hanya kompetitif dari sisi kualitas, tetapi juga memiliki kedalaman yang memadai untuk menghadapi jadwal pertandingan yang padat,” tegas Adhitia Putra Herawan.
“Kami optimistis Mariano dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan tim selama dua musim ke depan.”
Sebelum resmi bergabung, Peralta memiliki catatan performa impresif saat membela Borneo FC pada musim 2025-2026.
Penyerang kelahiran 1998 ini mencatatkan statistik gemilang dengan torehan 20 gol dan 14 assist, yang menjadikannya salah satu pemain paling produktif di kompetisi.
Dengan pengalamannya yang pernah merumput di liga Argentina dan Uruguay, ia diharapkan dapat langsung beradaptasi dengan gaya permainan tim.
Kehadiran pemain berusia 28 tahun ini diharapkan mampu memberikan dimensi baru bagi lini serang tim dalam mengarungi musim baru.
Adhitia pun menyambut antusias kedatangan sang pemain ke Persib Bandung.
“Wilujeng sumping, Mariano Peralta. Selamat datang di keluarga besar Persib dan di Kota Bandung.”
“Semoga kebersamaan ini menjadi awal dari perjalanan yang penuh prestasi dan kebanggaan bagi kita semua,” pungkasnya.
Sebelumnya: Warga Pecantilan Cirebon Tak Minta Pindah Provinsi ke Jateng, Hanya Butuh Jembatan Layak
Selanjutnya: 16 Pasar Tradisional Surabaya Direvitalisasi, Anggaran Rp 20 Miliar
Mungkin Anda suka
- Apa Itu GASS? Empat Keunggulan Teknologi Dual Mode BYD yang Perlu Diketahui
- Polrestabes Medan Bongkar Modus Sindikat Pemerasan Berkedok Seksual yang Picu Tewasnya ASN
- BP dan ConocoPhillips Siap Gelontorkan Investasi Miliaran Dollar AS ke Irak
- Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah Masih Jadi Favorit Wisatawan Nusantara
- Mahasiswa yang Diduga Dipukul Saat Demo di DPRD Riau Cabut Laporan, Polisi Lanjutkan Penyelidikan
- Ada Konser Akbar Monas 2026 Malam Ini, Pengendara Diimbau Hindari Jalan Medan Merdeka Jakpus
- Penambang Timah Diterkam Buaya Saat Pindahkan Ponton di Sungai Bangka
- 3 Zodiak yang Diprediksi Beruntung pada 19 Juli 2026, Ada Aries
- 20 Negara dengan Kekayaan Rata-rata Penduduk Tertinggi, Ada Tetangga Indonesia