WNI yang Kabur Tak Pamit Berangkat Korsel, Ibu Bingung Didatangi Pihak Travel
Waktu:2026-09-13 06:42:16 Sumber:TeknologiDibaca (143)

Seorang peserta open trip asal Madiun, Jawa Timur, bernama Femas diduga kabur saat mengikuti tur ke Korea Selatan . Ibu Femas, MT , mengaku terkejut dan tak mengetahui putranya telah berangkat ke Korea Selatan.
"Saya malah tidak tahu kalau Femas sudah di Korea," ujar MT, dilansir detikJatim, Sabtu .
MT mengatakan Femas tak pernah meminta izin kepadanya untuk mengikuti open trip ke Korea Selatan. MT baru mengetahui kabar putranya diduga kabur setelah didatangi pihak biro travel pada 15 Juli 2026.
"Saya dapat kabar dari pihak yang ngaku dari travel datang ke rumah, kalau ndak salah tanggal 15 Juli kemarin. Katanya anak saya kabur," kata MT.
Tak langsung percaya, MT meminta bukti kepada pihak yang mengaku dari biro travel terkait dugaan Femas kabur. Namun pihak Berani Backpacker meminta dirinya bertanggung jawab atas kerugian yang dialami biro travel.
"Pihak travel Berani Backpacker atau apa namanya itu datang ke sini minta agar saya tanggung jawab. Saya juga heran, salah saya apa?" papar MT.
MT mengaku putranya tidak pernah bercerita ingin pergi ke Korea Selatan. Yang ia ketahui, Femas hanya berpamitan hendak pergi ke Surabaya.
Baca selengkapnya di sini.
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: MBG Aktif Lagi, Polisi Uji Food Safety untuk Menjamin Mutu Makanan di Pamekasan
Selanjutnya: 25 Kepala Daerah Dikirim ke Singapura untuk Belajar, Ini Kriterianya
Mungkin Anda suka
- Penyekap Wanita di Bekasi Ternyata 2 Orang, Pelaku Utama Masih Buron
- 3 Zodiak yang Diprediksi Semakin Berdaya pada 17 Juli 2026, Ada Aries
- Iran Serang Bahrain, Klaim Hancurkan Pusat AI dan Fasilitas Drone AS
- Jawab Tantangan Tumbuh Kembang Anak dengan Kolaborasi Lintas Ahli
- Deretan Rekor yang Dapat Diukir Messi di Final Piala Dunia 2026
- Tak Ada Marapthon Season 4, Reza Arap Siap Tayangkan Piala AFF
- KLHN 2026: AHM Dorong Transformasi Layanan Berbasis Empati
- Damkar Evakuasi Monyet Liar yang Teror Warga Batangkuis, 2 Orang Luka-luka Jadi Korban Gigitan
- Gempa M 4,8 Guncang Sukabumi, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami